Forgot Password Register

Tim SAR Kerahkan Tiga Regu Penyelamat Cari Korban KM Lestari Maju

Tim SAR Kerahkan Tiga Regu Penyelamat Cari Korban KM Lestari Maju Penumpang KM Lestari Maju (Foto: istimewa)

Pantau.com - Proses pencarian dan evakuasi korban tenggelamnya KM Lestari maju berlangsung dramatis. Guna mempermudah proses evakuasi, Tim SAR sampai menerjunkan tiga regu penyelamat di perairan Selayar, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan.

"Kalau dari tim Basarnas sendiri kita kerahkan ada tiga regu, regu pertama kita kerahkan 8 orang dengan menggunakan perahu karet, tim dua ini berjumlah dua puluh lima orang dengan menggunakan kapal SAR, kapal yang berukuran 40 meter namanya KN Anta Sena," ujar Kepala Tim SAR Makassar Amirudin kepada Pantau.com saat dihubungi, Selasa (3/7/2018).

Baca juga: Hingga Selasa Sore, Korban Tewas KM Lestari Maju Jadi 12 Orang

Tapi sayang, untuk teknis dan demi keselamatan para tim penyelamat, tim ketiga berupa penyelam tidak bisa terjunkan pada hari ini, lantaran kondisi cuaca malam di perairan Selayar yang tidak memungkinkan.

"Tim ketiga kita rencana turunkan besok karena itu adalah berupa Rip dan tidak bisa bergerak malam ini,  karena sangat berbahaya sehingga kalau rip-nya besok pagi dia begerak," jelasnya

Sementara itu, proses evakuasi juga dibantu aparat setempat, dan para nelayan yang ikut membantu pencairan korban dengan mengerahkan kapal-kapalnya.

"Saat ini yang bisa kita kerahkan hanya itu dulu (tim dan peralatan) dibantu dengan potensi lain ada dari kepolisian Polres Selayar ada dari BPBD, ada dari nelayan,  kapal-kapal nelayan, jadi kita gabung namanya tim SAR gabungan," ungkapnya.

Baca juga: Tim SAR Temukan 31 Penumpang KM Lestari Maju

Sesuai dengan amanat undang-undang penyelamatan, Amirudin mengatakan dalam hal ini BASARNAS akan terus bekerja mencari ratusan korban lainnya yang belum ditemukan nasibnya selama tujuh hari ke depan.

"Berdasarkan undang-undang pertolongan operasi SAR terhadap kecelakaan laut maupun kecelakaan pesawat ataupun kondisi, kondisi membahayakan manusia itu dilaksanakan pelaksanakan operasi SAR selama 7 hari, jadi kita akan melaksanakan sesuai amanat undang-undang tujuh hari," tutupnya.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More