Forgot Password Register

TKN Minta Sandiaga Bersikap Normal dalam Debat

TKN Minta Sandiaga Bersikap Normal dalam Debat Ma'ruf Amin dan Sandiaga Uno. (Foto: Pantau.com/Amin H. Al Bakki)

Pantau.com - Status kiayi yang disandang oleh cawapres Ma'ruf Amin bisa jadi bumerang tersendiri dalam debat ketiga Pilpres 2019. Pasalnya Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Sandi, mempersiapkan Sandi agar mempelajari adab santri, dan sebaliknya Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf mempersiapkan Ma'ruf Amin agar siap dicecar.

Baca juga: Pengamat: Debat Ketiga Tidak Seimbang karena Ma'ruf Amin Ulama

"Ya menurut saya dia (Sandiaga) harus sebagai orang normal aja, beliau berikan gagasan-gagasannya, jadi kita debat (simulasi) Pak Kiayi kita tampilan seseorang yang pas lagi simulasi adalah yang mencecar, jadi supaya kelihatan ini loh," ujar Rabin Hattari dalam acara diskusi 'Polemik-Jelang Debat III Panggung Canggung Cawapres' di Jalan Wahid Hasyim, Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (16/3/2019).

Rabin mengatakan jika Sandiaga nantinya bersikap 'ewuh pakewuh' atau bersikap sungkan serta hormat, selain akan merusak simulasi latihan debat yang diberikan kepada Ma'ruf, sikap cawapres 02 itu nantinya akan mengurangi esensi debat.

"Kalau Mas Sandi punya gagasan yang lebih baik dari Pak Kiayi silahkan kita debatkan, karena bagi kami keputusan yang akan membuat kan publik, jadi ini sangat penting bagi publik untuk melihat siapa yang punya gagasan terbaik, dan siapa yang mempunyai track record terbaik, itu paling penting," tuturnya.

Bahkan dalam simulasi latihan Ma'ruf Amin, TKN mencarikan partner yang mampu mencecar agar dalam debat mantan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) itu mampu memberikan kemampuan seimbang dengan Sandiaga.

"Jadi buat apa kita cari (traineer partner) yang ewuh pakewuh untuk simulasi ini. Jadi supaya beliau prepare dan beliau mengerti yang kita ingin tonjolkan juga adalah satu sisi dari pengalaman Pak Kiayi," tuturnya.

Baca juga: Pengamat: Cawapres Harus Buktikan Eksistensi Bukan Sebagai Pelengkap

Rabin juga optimis bagaimana nantinya pengalaman dan pengetahuan 75 tahun Ma'ruf diberbagai bidang pendidikan, politik dan kesehatan sudah terbilang lengkap dan sempurna untuk dibawa debat. Kendati pakar ekonomi itu akui jika Ma'ruf sempat memprediksi Sandi akan bersikap sungkan.

"Itu Pak Kiayi merasa (Sandi akan sungkan), jadi kita bilang 'pak kiayi janganlah mikir begitu', soalnya untuk apa, Timsesnya mem-prepare supaya dia itu lebih siap," tutupnya.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More