Pantau Flash
Sesmenpora: Tidak Mungkin Indonesia Juara Umum Sea Games
Parah! Oknum Satpol PP Bobol Bank DKI Sejak Mei dengan Kerugian Rp32 Miliar
Indonesia Alami 3271 Kali Bencana Alam Selama Tahun 2019
Gali Septic Tank, Buruh Bangunan di Papua Temukan Ratusan Amunisi Artileri
Catat! Ada Denda Rp300 Ribu Jika Anda ‘Ngasal’ Kendarai GrabWheels

Waduh! Pendapatan Disney Merosot Rp1,12 Triliun Akibat Demo di Hong Kong

Waduh! Pendapatan Disney Merosot Rp1,12 Triliun Akibat Demo di Hong Kong Disney Land Hong Kong. (Foto: Voyagin)

Pantau.com - Disney menginformasikan situasi di Hong Kong membebani keuntungan taman hiburannya di resor internasional Disneyland. Betapa tidak, Hong Kong sudah resmi resesi, sehingga keadaan di sana memburuk di mana warganya melakukan protes tak berkesudahan.

Karena itu, Disney mengatakan saat melaporkan keuangan mereka, pertumbuhan Disneyland Paris dan Shanghai Disney Resorts diimbangi oleh hasil yang lebih rendah di Hong Kong Disneyland Resort.

"Keadaan di Hong Kong telah menyebabkan penurunan yang signifikan dalam pariwisata dari China dan bagian lain Asia dan berdasarkan tren yang kita lihat di kuartal keempat, dan apa yang kita lihat sejauh ini di kuartal pertama," kata CFO Disney Christine McCarthy, seperti dikutip dari CNBC, Jumat (8/11/2019).

Baca juga: Efek Aksi Demo, Pemesanan Tiket Pesawat ke Hong Kong Turun 20 Persen

"Kami memperkirakan pendapatan operasional di Hong Kong Disneyland menurun sekitar USD80 juta setara Rp1,1 triliun (Kurs Rp14.000 per USD) untuk kuartal pertama," tambahnya.

Terlebih, pendapatan operasional di taman hiburan Hong Kong ini turun USD55 juta selama kuartal keempat.  Perlu diketahui situasi yang disinggung Disney adalah protes besar yang terjadi di Hong Kong.

Adapun protes dimulai pada awal Juni karena RUU ekstradisi yang kontroversial. Awalnya, demonstrasi berjalan dengan damai. 

Namun, kini sebagian besar demonstran menjelma menjadi lebih brutal. Contohnya adalah pengunjuk rasa baru-baru ini membakar stasiun dan polisi harus menembakkan gas air mata.

Baca juga: 5 Fakta Seputar Demo di Hong Kong, Protes Paling Keras dalam 2 Dekade

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Tatang Adhiwidharta
Category
Ekonomi

Berita Terkait: