Forgot Password Register

Headlines

WNI Dilarang ke Israel, Pengamat: Seharusnya Pemerintah Lobi Sekjen PBB

Bendera Israel. (Foto: Reuters/Ammar Awad) Bendera Israel. (Foto: Reuters/Ammar Awad)

Pantau.com - Israel telah mengeluarkan larangan kepada Warga Negara Indonesia (WNI) untuk berkunjung ke negara tersebut.

Menanggapi hal itu, Guru Besar Hukum Internasional Universitas Indonesia Hikmahanto Juwana mengatakan seharusnya Pemerintah tegas mendesak Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres soal larangan tersebut, lantaran di Israel terdapat Yerusalem, kota suci tiga agama.

"Pemerintah melakukan pembicaraan dengan Sekjen PBB dan meminta agar Sekjen PBB mengingatkan Israel bahwa ada resolusi Majelis Umum 194 tahun 1948 yang menetapkan Yerusalem sebagai Kota Suci 3 agama dan memiliki status Internasional dibawah kendali PBB," ujar Guru Besar Hukum Internasional Universitas Indonesia Hikmahanto Juwana di Jakarta, Jumat (1/6/2018).

Baca juga: Ini Alasan Israel Larang WNI Masuk Yerusalem

Hikmahanto menambahkan, selanjutnya Sekjen PBB yang melakukan pendekatan dengan pemerintah Israel agar tidak mendiskriminasi orang yang hendak melakukan ibadah atas dasar kewarganegaraannya.

Kemudian, ia juga mengatakan agar pemerintah tidak melarang bila ada tokoh-tokoh masyarakat maupun agama dari Indonesia untuk berkomunikasi dan melakukan pendekatan dengan tokoh-tokoh di Israel.

"Tokoh-tokoh masyarakat maupun agama dari Indonesia meminta agar Israel tidak melarang WNI melakukan ibadah dan wisata religi ke Kota Suci Yerusalem," ujar Hikmahanto.

Baca juga: Ini Kata Pemerintah Soal Isu Larangan WNI ke Yerusalem

Sebelumnya, pemerintah Israel mulai tanggal 9 Juni akan melarang WNI masuk wilayah yang dikuasai oleh Israel, termasuk Kota Suci bagi tiga agama yaitu Yerusalem.

Diduga ini merupakan tindakan balasan dari pemerintah Israel karena ada pelarangan warganya masuk ke Indonesia.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More