
Pantau - Pemerintah Provinsi Papua melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) meminta dukungan pemerintah daerah (Pemda) dalam pengembangan Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) guna mendukung pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan nelayan.
Kepala DKP Provinsi Papua, Imam Djuniawal, menyebutkan bahwa saat ini Papua memiliki tiga pelabuhan perikanan aktif, yakni PPI Hamadi di Kota Jayapura, PPI Depapre di Kabupaten Jayapura, dan PPI Fandoi di Kabupaten Biak Numfor.
Imam mengatakan, ketiga PPI tersebut akan terus dibenahi agar mampu menarik minat nelayan untuk meningkatkan hasil tangkapannya secara berkelanjutan.
Peran Pemda dalam Pengelolaan PPI
DKP menekankan pentingnya peran Pemda dalam pengembangan dan pengelolaan PPI karena keterlibatan mereka mencakup sistem usaha, pengawasan, serta penetapan daftar harga ikan.
"Dalam setiap PPI terdapat keterlibatan Pemda, termasuk dalam sistem pengelolaan unit usaha, penetapan daftar harga ikan, dan lainnya," ujarnya.
Di PPI Hamadi, telah dilakukan penataan ulang lokasi yang kini dilengkapi dengan fasilitas seperti Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN), gedung pengawas, dan sentra kuliner untuk mendukung aktivitas ekonomi nelayan.
Sementara itu, untuk PPI Depapre, DKP bekerja sama dengan berbagai instansi agar kawasan tersebut menjadi magnet bagi nelayan dan menarik minat investor untuk turut membangun.
Di Kabupaten Biak Numfor, PPI Fandoi juga terus dikembangkan agar memberikan manfaat lebih besar bagi masyarakat pesisir.
Imam menyebutkan bahwa ke depan, pengembangan PPI akan diperluas ke sembilan kabupaten/kota di Papua yang memiliki potensi besar dalam sektor perikanan dan ekonomi kelautan.
- Penulis :
- Pantau Community








