
Pantau - Perum Bulog Kantor Cabang Batam, Kepulauan Riau, memastikan bahwa stok beras yang tersimpan di gudangnya aman, bersih, dan bebas dari hama, dengan jumlah mencapai sekitar 4.000 ton.
"Perawatan gudang dilakukan setiap hari, dan fumigasi dilakukan secara rutin untuk mencegah adanya hama", ungkap perwakilan Bulog Batam.
Seluruh stok beras disimpan di dua lokasi, yakni Gudang Batu Merah di Kota Batam dan Gudang Sungai Raya di Tanjung Balai Karimun, dengan standar kebersihan dan kualitas yang terus diawasi secara ketat.
Fumigasi Rutin dan Prosedur Cegah Hama
Bulog Batam menerapkan prosedur perawatan yang mencakup penyemprotan berkala serta fumigasi dengan sungkup plastik setiap dua hingga tiga bulan, tergantung kondisi.
Jika ditemukan indikasi hama seperti gurem atau sitophilus oryzae, akan dilakukan fumigasi intensif selama 11 hari menggunakan obat khusus.
Setelah proses tersebut, gudang kembali disemprot dan diperiksa secara menyeluruh guna memastikan tidak ada penyebaran hama ke stok lainnya.
Berdasarkan data terbaru, stok beras PSO/Medium yang tersedia mencapai 4.273,4 ton, terdiri atas:
- 3.659,9 ton di Gudang Bulog Batam
- 513,5 ton di Gudang Bulog Karimun
Ketersediaan Komoditas Lain dan Jaminan Penyaluran
Selain beras PSO, Bulog Batam juga menyimpan:
- 13,76 ton beras premium
- 288 dus air mineral Sanford
- 9.622 liter minyak goreng Minyakita
Untuk stok gula kemasan, saat ini belum tersedia karena masih menunggu kedatangan bahan baku untuk proses pengemasan.
Dengan pengelolaan yang ketat dan pengawasan rutin, Bulog Batam menyatakan optimistis bahwa kualitas stok tetap terjaga dan siap disalurkan kapan saja sesuai kebutuhan masyarakat.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf








