Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Ekonomi

Menaker Yassierli Dorong Transformasi BLK Hadapi Industri Masa Depan Berbasis Teknologi

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Menaker Yassierli Dorong Transformasi BLK Hadapi Industri Masa Depan Berbasis Teknologi
Foto: (Sumber: Menaker Prof Yassierli membawakan kuliah umum kepada ratusan mahasiswa dan dosen Universitas Muslim Indonesia (UMI) di Aula Al Jibra, Makassar, Sabtu,(26/7/2025).ANTARA/Abd Kadir))

Pantau - Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan bahwa transformasi Balai Latihan Kerja (BLK) diarahkan untuk menyusun program pelatihan yang selaras dengan kebutuhan industri masa depan, khususnya di era teknologi tinggi dan digitalisasi.

Fokus pada Teknologi, Green Competencies, dan Koperasi

Dalam kuliah umum bertema "Tantangan Ketenagakerjaan dan Peran Generasi Muda" di Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar, Yassierli menjelaskan bahwa peningkatan kemampuan di bidang teknologi informasi menjadi prioritas utama dalam transformasi ini.

Ia menyebut bahwa integrasi teknologi canggih seperti Internet of Things (IoT) dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence atau AI) akan menjadi fokus pelatihan di BLK.

Sistem pembelajaran juga akan berbasis proyek atau project-based learning, agar peserta pelatihan lebih siap menghadapi tantangan nyata di dunia kerja.

Selain itu, program pelatihan yang dikembangkan juga mencakup pelatihan koperasi untuk pengurus Koperasi Merah Putih serta pelatihan kompetensi hijau (green competencies) untuk mendukung pembangunan berkelanjutan.

10 Ribu Tenaga Kerja Akan Dilatih Mulai Agustus 2025

Saat ini, Kementerian Ketenagakerjaan mengelola sekitar 40 BLK secara langsung, dan sekitar 250 BLK lainnya tersebar di bawah pengelolaan pemerintah pusat dan daerah.

Yassierli menambahkan bahwa kementeriannya tengah menyiapkan tenaga instruktur di seluruh BLK agar pelatihan yang diberikan mampu menjawab tuntutan industri modern.

Pelatihan tahap pertama akan dimulai pada Agustus 2025, dengan target melatih lebih dari 10 ribu tenaga kerja.

Ia berharap lulusan dari pelatihan ini akan langsung terserap oleh sektor industri dan mampu mendukung transformasi ekonomi nasional berbasis inovasi dan teknologi.

Penulis :
Aditya Yohan