HOME  ⁄  Ekonomi

KKP Pastikan Anak-Anak Nelayan Bisa Sekolah Gratis di 11 Politeknik Kelautan dan Perikanan

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

KKP Pastikan Anak-Anak Nelayan Bisa Sekolah Gratis di 11 Politeknik Kelautan dan Perikanan
Foto: (Sumber : Staf Ahli Menteri Bidang Ekonomi, Sosial dan Budaya Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Trian Yunanda (memakai kaca mata) saat mengunjungi lokasi pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Kamis (20/11/2025). ANTARA/(Muhammad Baqir Idrus Alatas).)

Pantau - Kementerian Kelautan dan Perikanan menegaskan bahwa anak-anak nelayan dapat bersekolah secara gratis di 11 politeknik milik KKP yang tersebar di seluruh Indonesia.

Akses Pendidikan Gratis bagi Anak Nelayan

Staf Ahli Menteri Bidang Ekonomi, Sosial dan Budaya KKP Trian Yunanda menyampaikan, "Kita punya politeknik (sebanyak) 11 di seluruh Indonesia. Anak-anak nelayannya bisa sekolah gratis di situ.", ungkapnya dalam kunjungan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Bantul, DI Yogyakarta.

Sebanyak 11 Satuan Pendidikan Tinggi Kelautan dan Perikanan tersebut meliputi Politeknik AUP Jakarta, Politeknik KP Sidoarjo, Politeknik KP Bitung, Politeknik KP Sorong, Politeknik KP Bone, Politeknik KP Karawang, Politeknik KP Kupang, Politeknik KP Pangandaran, Politeknik KP Dumai, Politeknik KP Jembrana, dan Akademi Komunitas KP Wakatobi.

Selain politeknik, tersedia pula lima Sekolah Usaha Perikanan Menengah yakni SUPM Ladong, SUPM Tegal, SUPM Pariaman, SUPM Kota Agung, dan SUPM Waiheru.

Seluruh kuota pendidikan diberikan kepada anak-anak pelaku utama sektor kelautan dan perikanan untuk memperluas akses pendidikan vokasi dan meningkatkan kesejahteraan masa depan.

Pengembangan Kampung Nelayan dan Dukungan Pendidikan Vokasi

Dalam kunjungan ke Desa Poncosari, Bantul, Trian meninjau perkembangan pembangunan fasilitas Kampung Nelayan Merah Putih.

Fasilitas tersebut diharapkan menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mempraktikkan hasil pendidikan mereka.

KKP bekerja sama dengan Institut Pertanian Bogor untuk mengembangkan kampung nelayan melalui kolaborasi dengan perguruan tinggi dan akademisi dalam manajemen bisnis dan investasi perikanan.

Trian menyampaikan, "Nanti juga di sini kita mungkin dengan Telkom. Digitalisasi kita bangun disini. Saya kira banyak hal-hal yang kita bisa berikan dan ini tentunya untuk kaum-kaum muda ini.", ia mengungkapkan.

Ia berharap mahasiswa berkeahlian perikanan dapat mengaktualisasikan ide mereka di Kampung Nelayan Merah Putih Desa Poncosari.

Trian menegaskan, "Jadi sarana prasarana pasar ini tidak hanya dibangun untuk membangun perikanan, tapi juga bagaimana pemberdayaan masyarakat secara menyeluruh (dengan) melibatkan sektor-sektor lainnya.", ungkapnya.

Penulis :
Aditya Yohan