Pantau Flash
HOME  ⁄  Ekonomi

Kenaikan Harga Bawang Merah di Indonesia Meningkat pada November 2025

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Kenaikan Harga Bawang Merah di Indonesia Meningkat pada November 2025
Foto: (Sumber : Arsip foto - Petani memperlihatkan bawang merah seusai panen di Desa Wihni Durin, Kecamatan Silih Nara, Aceh Tengah, Aceh, Minggu (9/11/2025). ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas/sgd/pri..)

Pantau - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan kenaikan harga bawang merah nasional pada minggu ketiga November 2025, meskipun masih berada di bawah Harga Acuan Penjualan (HAP).

BPS mencatat bahwa rata-rata harga bawang merah di Indonesia pada minggu ketiga November 2025 mengalami kenaikan di 196 kabupaten/kota, dengan harga rata-rata Rp40.267 per kilogram, sementara HAP yang ditetapkan di tingkat konsumen adalah Rp41.500 per kilogram.

Perbandingan Harga dengan Minggu Sebelumnya

Pada minggu kedua November 2025, harga bawang merah tercatat rata-rata sebesar Rp39.644 per kilogram, dengan kenaikan terjadi di 176 kabupaten/kota. Meskipun terjadi lonjakan harga, rata-rata harga nasional masih berada di bawah HAP.

Harga Tertinggi di Beberapa Daerah

Harga tertinggi bawang merah tercatat di beberapa kabupaten di Papua, yakni Kabupaten Lanny Jaya, Kabupaten Puncak Jaya, Kabupaten Intan Jaya, dan Kabupaten Pegunungan Bintang, dengan harga mencapai Rp100.000 per kilogram.

Faktor Penyebab Kenaikan Harga

Gangguan suplai dari sentra-sentra produksi utama, khususnya di Pulau Jawa, menjadi faktor utama penyebab kenaikan harga bawang merah. Selain itu, cuaca buruk dengan intensitas hujan yang tinggi juga mempengaruhi pasokan dan menyebabkan harga naik di pasar.

Penjelasan dari Kepala BPS

Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti, menjelaskan bahwa harga bawang merah dan cabai merah sangat dipengaruhi oleh kondisi cuaca. Hal ini menyebabkan gangguan pasokan yang berdampak pada fluktuasi harga yang terjadi di pasar.

Penulis :
Aditya Yohan

Terpopuler