Pantau Flash
HOME  ⁄  Ekonomi

Pertamina Pastikan Stok BBM dan LPG Aman Jelang Natal dan Tahun Baru di Jawa Tengah dan DIY

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Pertamina Pastikan Stok BBM dan LPG Aman Jelang Natal dan Tahun Baru di Jawa Tengah dan DIY
Foto: (Sumber : Anak usaha Pertamina, Pelita Air Service, menerbangkan Heli tipe Bell 412 EP untuk mengangkut BBM dan bantuan lain, serta menjalankan Misi Penerbangan Emergency untuk penanganan kebutuhan masyarakat terdampak banjir di wilayah Sumatera.)

Pantau - Memasuki masa Satuan Tugas Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Satgas Nataru), PT Pertamina (Persero) melalui PT Pertamina Patra Niaga memastikan pasokan energi tetap terjaga di seluruh wilayah Indonesia, termasuk di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Salah satu titik suplai strategis yang berperan penting adalah Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Rewulu di Yogyakarta.

Terminal ini menjadi pusat distribusi bahan bakar ke jaringan SPBU, Pertashop, depot avtur, dan distribusi LPG untuk wilayah sekitarnya.

Wakil Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Oki Muraza, melakukan peninjauan langsung ke TBBM Rewulu pada Kamis, 27 November 2025 untuk mengecek kesiapan infrastruktur dan ketersediaan stok menjelang masa libur Natal dan Tahun Baru.

"Kita sudah mulai melakukan pengecekan pada hari Kamis, ke TBBM Rewulu dan dalam kondisi stok yang aman", ungkapnya.

Distribusi BBM dan Avtur Meluas ke Bandara dan Ribuan SPBU

TBBM Rewulu mendistribusikan Avtur ke lima bandara strategis, yaitu Yogyakarta International Airport, Bandara Adi Sucipto Yogyakarta, Bandara Ahmad Yani Semarang, Bandara Adi Sumarmo Solo, dan Bandara Tunggul Wulung Cilacap.

Selain itu, distribusi BBM dilakukan ke 1.070 SPBU, 1.338 Pertashop, dan 36 SPBU Nelayan yang tersebar di wilayah Jawa Tengah dan DIY.

Distribusi LPG juga berjalan melalui 1.009 agen dan lebih dari 64.000 pangkalan LPG yang tersebar di berbagai daerah.

Pertamina mencatat bahwa konsumsi Bahan Bakar Non Subsidi seperti Pertamax Series dan Pertamina Dex meningkat rata-rata 25% sepanjang November 2025 dibandingkan dengan rata-rata harian pada bulan yang sama tahun sebelumnya.

Oki Muraza menekankan pentingnya optimalisasi operasional dan keselamatan, mengingat wilayah Jawa Tengah dan DIY menjadi destinasi liburan masyarakat pada masa libur panjang akhir tahun.

Komitmen Layanan dan Keamanan Energi Nasional

Pertamina memastikan seluruh fasilitas terminal dan unit operasi menerapkan standar tinggi dalam aspek Health, Safety, Security, and Environment (HSSE), termasuk pengecekan menyeluruh terhadap asset integrity untuk mencegah gangguan distribusi atau risiko kehilangan energi.

"Kepada seluruh Perwira, mari melakukan upaya terbaik untuk menjaga stok, kualitas, dan keamanan energi selama masa Nataru. Semoga seluruh ikhtiar ini memudahkan kita dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan negara", tegas Oki.

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron, menyampaikan bahwa Satgas Nataru aktif sejak 13 November 2025 hingga 11 Januari 2026, dengan pengawasan langsung dari Komisaris dan Direksi Pertamina.

"Melalui Satgas Nataru, Pertamina Group memastikan komitmen kami dalam melayani masyarakat sepenuh hati. Kami mengimbau masyarakat untuk menggunakan energi dengan bijak. Kami siap 24 jam untuk menjaga distribusi energi berjalan lancar", ungkap Baron.

Pertamina juga terus mendukung target Net Zero Emission 2060 melalui program-program yang selaras dengan Sustainable Development Goals (SDGs).

Upaya ini dijalankan dengan mengedepankan prinsip Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasi Pertamina dari hulu hingga hilir.

Penulis :
Aditya Yohan
Editor :
Aditya Yohan