
Pantau - PT Xinyi Solar Indonesia merealisasikan ekspor perdana produk solar glass pada awal Maret 2026 dari Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Gresik menuju India dengan total pengiriman sebanyak 10 kontainer.
Nilai devisa dari ekspor perdana tersebut mencapai lebih dari Rp1,9 miliar.
Ekspor tersebut terlaksana melalui kolaborasi antara Bea Cukai Gresik dan Administrator Kawasan Ekonomi Khusus Gresik yang memastikan proses kepabeanan serta pemanfaatan fasilitas kawasan berjalan cepat, tertib, dan sesuai ketentuan.
Kepala Kantor Bea Cukai Gresik Asep Munandar menyampaikan bahwa ekspor perdana tersebut tidak hanya menjadi pencapaian bagi PT Xinyi Solar Indonesia tetapi juga menandai berkembangnya aktivitas ekonomi di kawasan industri strategis tersebut.
Ia mengatakan, "Ekspor ini mencerminkan tumbuhnya aktivitas ekonomi di KEK Gresik sekaligus mendukung pelaksanaan proyek strategis nasional di kawasan JIIPE."
Ia menambahkan Bea Cukai berperan aktif memastikan fasilitas kepabeanan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mempercepat realisasi investasi serta memperkuat ekosistem industri di kawasan tersebut.
Sinergi Antarinstansi Dorong Investasi
Kepala Administrator Kawasan Ekonomi Khusus Gresik Ibnu Sina menyampaikan apresiasi kepada Bea Cukai Gresik atas dukungan dan kemudahan layanan yang diberikan kepada pelaku usaha.
Menurutnya sinergi antarinstansi menjadi faktor penting dalam mendorong kelancaran kegiatan industri dan perdagangan di kawasan tersebut.
Ia menjelaskan bahwa dari lima klaster industri yang dikembangkan di Kawasan Ekonomi Khusus Gresik, PT Xinyi Solar Indonesia termasuk dalam Klaster Industri Manufaktur dan Energi Terbarukan.
Klaster tersebut melengkapi berbagai klaster industri lain yang telah berkembang di kawasan tersebut.
Salah satu klaster yang telah lebih dahulu berkembang adalah Klaster Industri Hilirisasi Mineral yang diisi oleh PT Freeport Indonesia.
Perkuat Posisi Indonesia di Industri Energi Terbarukan
Ibnu Sina menilai realisasi ekspor perdana solar glass menunjukkan peran strategis Kawasan Ekonomi Khusus Gresik sebagai pusat investasi dan pengembangan industri bernilai tambah di Indonesia.
Kehadiran industri solar glass di kawasan tersebut diharapkan dapat mendorong proses hilirisasi industri nasional.
Selain itu keberadaan industri tersebut juga berpotensi membuka peluang kerja bagi masyarakat.
Industri solar glass juga dinilai dapat mempercepat proses transfer teknologi di sektor industri.
Keberadaan industri tersebut diharapkan mampu memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok global industri energi terbarukan.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf







