Pantau Flash
HOME  ⁄  Ekonomi

Haomo.AI Hentikan Operasi, Ratusan Karyawan Terlantar dan Masa Depan Teknologi Otonom GWM Dipertanyakan

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Haomo.AI Hentikan Operasi, Ratusan Karyawan Terlantar dan Masa Depan Teknologi Otonom GWM Dipertanyakan

Pantau - Perusahaan teknologi mengemudi otonom Haomo.AI dilaporkan menghentikan seluruh operasionalnya secara mendadak pada pekan ini, menyusul krisis internal yang menimpa perusahaan sejak beberapa bulan terakhir.

Karyawan Diberhentikan Mendadak, Kantor Kosong

Menurut laporan Carnewschina pada Jumat (28/11/2025), penghentian operasional dimulai setelah pemberitahuan internal pada 22 November 2025 yang secara lisan meminta seluruh karyawan untuk berhenti masuk kerja mulai 24 November.

"‘Tidak perlu masuk kerja’ adalah pesan lisan singkat yang disampaikan oleh bagian HR Haomo.AI", ungkap laporan tersebut.

Saat wartawan mengunjungi kantor pusat Haomo.AI di Beijing dan Shanghai, ditemukan ruang kerja kosong, perangkat tidak menyala, dan tidak ada aktivitas karyawan.

Beberapa karyawan menyebut perusahaan mengalami keterlambatan pembayaran gaji selama berbulan-bulan, rekening perusahaan dibekukan, saluran komunikasi internal dimatikan, dan tidak ada tanggapan dari manajemen puncak.

Hingga kini belum ada pernyataan resmi dari pihak perusahaan terkait alasan penghentian atau apakah langkah ini bersifat sementara, restrukturisasi, atau pembubaran penuh.

Dari Unicorn Teknologi ke Krisis Keuangan

Haomo.AI didirikan pada November 2019 setelah dipisahkan dari divisi teknologi mengemudi cerdas milik Great Wall Motor (GWM).

GWM sendiri merupakan investor utama sekaligus pelanggan terbesar Haomo.AI, dengan sistem bantuan mengemudi HPilot yang dikembangkan Haomo.AI telah dipasang pada lebih dari 20 model kendaraan GWM.

Pada masa kejayaannya, valuasi Haomo.AI sempat melampaui 1 miliar dolar AS, didukung oleh suntikan dana besar dari investor.

Namun dalam beberapa bulan terakhir, perusahaan mengalami penyusutan arus kas, pemutusan hubungan kerja, dan pergantian manajemen puncak.

Sumber internal menyebutkan bahwa Haomo.AI gagal mengkomersialkan teknologinya secara luas, tidak berhasil masuk ke tahap produksi massal, dan tidak mampu mengamankan pesanan yang stabil.

Penutupan mendadak ini menempatkan ratusan karyawan dalam ketidakpastian, termasuk terkait gaji yang belum dibayarkan, iuran jaminan sosial, dan masa depan karier mereka.

Imbas ke Strategi GWM dalam Teknologi Otonom

Kolapsnya Haomo.AI menjadi pukulan besar bagi Great Wall Motor yang selama ini menggantungkan pengembangan sistem mengemudi cerdas pada perusahaan tersebut.

Dengan berhentinya operasi pemasok internal teknologi otonom, GWM kemungkinan besar harus meninjau ulang strategi pengadaan dan pengembangan sistem otonom untuk kendaraan masa depannya.

Belum ada kejelasan dari GWM mengenai langkah lanjutan pasca-penghentian operasional Haomo.AI.

Penulis :
Gerry Eka