Pantau Flash
HOME  ⁄  Ekonomi

Purbaya Yudhi Sadewa Optimistis IHSG Tembus 10.000 di 2026, Ungkap Tiga Penopang Utama di Pembukaan Perdagangan BEI

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Purbaya Yudhi Sadewa Optimistis IHSG Tembus 10.000 di 2026, Ungkap Tiga Penopang Utama di Pembukaan Perdagangan BEI
Foto: (Sumber: Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa dalam wawancara cegat seusai Seremoni Pembukaan Perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) Tahun 2026 di Jakarta, Jumat (02/02/2026). (ANTARA/ Muhammad Heriyanto).)

Pantau - Menteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa, menyatakan keyakinannya bahwa Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang menembus level 10.000 pada tahun 2026, dengan dukungan dari berbagai sentimen positif yang menopang pertumbuhan pasar modal nasional.

Pernyataan tersebut disampaikan saat seremoni Pembukaan Perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2026 yang digelar pada Jumat, 2 Januari 2026.

Tiga Faktor Penopang: Optimisme Pasar, Sinkronisasi Kebijakan, dan Kepemimpinan Penuh

Purbaya mengungkapkan bahwa pelaku pasar menunjukkan optimisme tinggi terhadap prospek ekonomi Indonesia pada 2026, yang diprediksi tumbuh sebesar 6% secara tahunan.

"Pertumbuhan 6% itu realistis, didukung oleh perbaikan fundamental dan keyakinan pelaku pasar terhadap arah kebijakan ekonomi nasional," ungkapnya.

Ia juga menyoroti pentingnya sinkronisasi kebijakan antara Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, dan BEI yang disebut berjalan sangat baik dalam mendukung stabilitas dan akselerasi ekonomi.

Menurutnya, sinergi lintas lembaga menjadi salah satu modal utama untuk mendorong kepercayaan investor dan menjaga momentum pasar.

Sejak menjabat penuh sebagai Menteri Keuangan pada awal 2026, setelah sebelumnya menjabat sejak September 2025, Purbaya mengaku kini lebih terlibat secara aktif dalam koordinasi ekonomi lintas sektor.

"Koordinasi yang kuat ini menjadi penggerak kepercayaan pasar dan menarik lebih banyak investor untuk tidak ketinggalan momentum," ia menambahkan.

IHSG Naik 0,90 Persen di Hari Pertama Perdagangan 2026

Berdasarkan data perdagangan per Jumat, 2 Januari 2026 pukul 11:50 WIB, IHSG tercatat menguat ke level 8.724,90 atau naik 77,96 poin (0,90%).

Frekuensi transaksi mencapai 1.808.057 kali dengan volume 25,83 miliar lembar saham dan nilai transaksi sebesar Rp11,86 triliun.

Sebanyak 461 saham tercatat naik, 219 saham turun, dan 119 stagnan.

Pemerintah meyakini bahwa stabilitas ekonomi makro, kepercayaan investor, dan kepemimpinan yang solid akan mendorong IHSG mendekati target psikologis 10.000 poin dalam waktu dekat.

Penulis :
Gerry Eka