
Pantau - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menetapkan arah kebijakan pasar modal Indonesia tahun 2026 dengan fokus pada peningkatan integritas, pendalaman likuiditas, penguatan investor institusi, serta pengembangan ekosistem Bursa Karbon berstandar internasional.
OJK Dorong Sinergi, Literasi, dan Bursa Karbon
Ketua Dewan Komisioner OJK, Mahendra Siregar, menekankan pentingnya sinergi antar pemangku kepentingan untuk menjaga stabilitas dan memperkuat peran sektor keuangan dalam pertumbuhan ekonomi nasional.
"Sinergi dan kolaborasi Komite Kebijakan Sektor Keuangan (KSSK) tentu menjadi prioritas utama dalam menjaga stabilitas dan meningkatkan peran sektor keuangan mendorong pertumbuhan perekonomian nasional," ungkapnya.
OJK juga mendorong penguatan perlindungan terhadap investor ritel dan minoritas, melalui penegakan aspek perilaku (market conduct) dan pengawasan terhadap aktivitas finfluencer atau influencer keuangan.
Aturan baru terkait finfluencer akan dirilis pertengahan 2026, dengan fokus pada kapabilitas, transparansi, serta kepatuhan terhadap perizinan guna mendukung literasi investasi yang bertanggung jawab.
Kinerja Pasar Saham dan Tantangan ke Depan
Kontribusi kapitalisasi pasar saham Indonesia terhadap PDB saat ini sebesar 72 persen, tertinggal dibanding India (140 persen), Thailand (101 persen), dan Malaysia (97 persen).
Dari sisi kinerja indeks, indeks LQ45 hanya tumbuh 2,41 persen (year to date/ytd) sepanjang 2025, jauh tertinggal dari IHSG yang tumbuh 22,13 persen dan mencetak 24 kali rekor All Time High (ATH) hingga mencapai 8.646,94 poin pada akhir tahun.
Di sisi penghimpunan dana, sepanjang 2025 terdapat 215 penawaran umum dengan total nilai Rp275 triliun, termasuk 18 emiten baru yang menggelar IPO senilai Rp14,41 triliun.
Rata-rata nilai transaksi harian (RNTH) juga meningkat dari Rp12,9 triliun pada 2024 menjadi Rp18,1 triliun pada 2025.
Jumlah investor pasar modal (SID) mencapai 20,2 juta per akhir 2025, naik 36 persen (ytd), dengan mayoritas investor berasal dari kalangan usia di bawah 40 tahun.
- Penulis :
- Gerry Eka







