Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Ekonomi

Penguatan Ekonomi Rakyat Lewat Revitalisasi Pasar Sepaku di Kawasan IKN

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Penguatan Ekonomi Rakyat Lewat Revitalisasi Pasar Sepaku di Kawasan IKN
Foto: (Sumber: Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono (ANTARA/Nyaman Bagus Purwaniawan).)

Pantau - Penguatan fasilitas ekonomi rakyat menjadi salah satu fokus utama dalam pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) yang berlokasi di wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.

Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, menegaskan bahwa pembangunan IKN tidak hanya berorientasi pada infrastruktur besar, tetapi juga menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat.

" Penguatan fasilitas ekonomi rakyat terus menjadi perhatian dalam pembangunan IKN," ujarnya saat ditemui di Sepaku, Penajam Paser Utara.

Pasar Sepaku Direvitalisasi, Dukung Ekosistem Ekonomi Lokal

Sebagai bagian dari strategi penguatan fasilitas publik, Otorita IKN melakukan penataan dan pembenahan Pasar Sepaku di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara.

Revitalisasi ini bertujuan melayani aktivitas perdagangan masyarakat yang tinggal di kawasan penyangga IKN.

" Pasar Sepaku telah direvitalisasi dan siap operasional. Diharapkan tercipta ekosistem ekonomi lokal yang lebih teratur dan berkelanjutan," jelas Basuki.

Ia menambahkan bahwa penataan pasar merupakan bagian dari penguatan fasilitas publik yang difokuskan pada pemenuhan layanan dasar masyarakat.

Pembenahan Pasar Sepaku bertujuan untuk menghidupkan kembali perdagangan lokal serta meningkatkan kualitas fasilitas agar lebih tertata rapi, bersih, layak, aman, dan nyaman.

Dengan pembaruan tersebut, Pasar Sepaku diharapkan mampu memenuhi kebutuhan harian masyarakat seiring dengan tumbuhnya kawasan IKN.

Pasar yang kini telah diperbarui dilengkapi dengan sarana pendukung yang lebih representatif, meliputi penataan kios dan los dagang, serta peningkatan kualitas area publik.

Pasar Sepaku kini telah bertransformasi menjadi pusat ekonomi masyarakat setempat, menjadi bagian penting dari pembangunan inklusif di IKN.

Penulis :
Aditya Yohan