Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Ekonomi

Indonesia Menuju Sejarah Baru, Mentan Sebut Ekspor Beras Hampir Pasti Terwujud Tahun Ini

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Indonesia Menuju Sejarah Baru, Mentan Sebut Ekspor Beras Hampir Pasti Terwujud Tahun Ini
Foto: (Sumber: Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman berbicara pada Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan oleh Presiden RI Prabowo Subianto yang dihadiri 5.000 petani/penyuluh secara luring dan dua juta petani secara daring di Karawang, Jawa Barat, Rabu (7/1/2025). ANTARA/Harianto)

Pantau - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyatakan Indonesia hampir pasti siap mengekspor beras pada tahun ini setelah swasembada pangan nasional berhasil dicapai.

Rencana ekspor beras tersebut dilakukan dengan syarat penyerapan beras oleh Perum Bulog dipastikan aman untuk memenuhi kebutuhan nasional ke depan.

Menteri Pertanian menegaskan realisasi ekspor beras tetap menunggu izin Presiden Prabowo Subianto sebagai faktor penentu kebijakan.

Pemerintah menilai ekspor beras dapat dilakukan tanpa mengganggu ketahanan stok nasional karena pasokan beras dalam negeri berada dalam kondisi stabil.

Mentan menyebut ekspor beras sebagai tonggak sejarah baru yang menandai fase Indonesia dari negara swasembada menuju negara pengekspor.

Keberhasilan tersebut didukung oleh peningkatan signifikan produksi petani dalam negeri serta pengelolaan cadangan pangan strategis yang solid.

Stok cadangan beras pemerintah secara nasional tercatat mencapai 3,2 juta ton pada akhir tahun.

Pada pertengahan 2025, stok cadangan beras pemerintah bahkan sempat menyentuh angka 4 juta ton.

Kondisi tersebut menunjukkan penguatan cadangan beras pemerintah yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah Indonesia.

Mentan membandingkan capaian saat ini dengan tahun 1984 ketika Indonesia memperoleh pengakuan FAO dengan stok beras sekitar 2 juta ton.

Konsumsi beras sektor hotel, restoran, dan katering tercatat mencapai sekitar 12 juta ton secara nasional dan menjadi rekor tertinggi sepanjang sejarah.

Mentan menegaskan capaian swasembada dan kesiapan ekspor tidak terlepas dari arahan Presiden Prabowo Subianto.

Sinergi lintas kementerian dinilai berperan besar dalam menjaga keseimbangan produksi, distribusi, dan cadangan pangan nasional.

Presiden Prabowo Subianto menyatakan tekad mewujudkan swasembada pangan tidak hanya untuk satu atau dua tahun.

Presiden menargetkan Indonesia mampu mempertahankan swasembada pangan secara berkelanjutan setiap tahun.

Swasembada pangan disebut sebagai bukti kemampuan Indonesia menjawab keraguan berbagai pihak terhadap ketahanan nasional.

Pernyataan tersebut disampaikan Presiden Prabowo saat Panen Raya di Karawang, Jawa Barat.

Acara Panen Raya tersebut dihadiri ribuan petani, penyuluh pertanian, serta pejabat negara.

Pemerintah menegaskan swasembada pangan menjadi fondasi utama bagi ketahanan dan kemandirian nasional Indonesia.

Penulis :
Aditya Yohan