
Pantau - Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mendorong penguatan peran Kota Subulussalam, Aceh, sebagai simpul penting dalam rantai pasok pangan nasional yang menghubungkan Provinsi Aceh dan Sumatera Utara.
Subulussalam dinilai memiliki posisi strategis karena menjadi jalur distribusi logistik antardaerah yang krusial di Pulau Sumatera.
Pernyataan ini disampaikan Zulkifli Hasan saat melakukan kunjungan kerja ke Subulussalam, Aceh, pada Kamis, 8 Januari 2025, bersama Menteri Perdagangan Budi Santoso dan Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono.
"Posisi Subulussalam strategis untuk mendukung kelancaran distribusi pangan antardaerah, sehingga penguatan infrastruktur dan kelembagaan ekonominya perlu dipercepat," ungkapnya.
Dalam dialog bersama unsur forkopimda, tokoh agama, dan tokoh masyarakat setempat, Zulkifli Hasan membahas sejumlah isu penting seperti penguatan ketahanan pangan daerah, perbaikan infrastruktur logistik, dan pengendalian risiko bencana.
Infrastruktur dan Kelembagaan Jadi Prioritas
Menko Pangan menekankan urgensi pembangunan sodetan kanal Sungai Lae Soraya sebagai solusi untuk mengatasi banjir yang selama ini menghambat aktivitas pertanian dan distribusi pangan di Subulussalam.
Pemerintah pusat akan menindaklanjuti usulan penguatan infrastruktur transportasi di wilayah Subulussalam dan Aceh Singkil guna memperlancar arus barang dan meningkatkan efisiensi distribusi pangan.
Selain infrastruktur fisik, Zulkifli Hasan juga menyoroti pentingnya penguatan kelembagaan ekonomi melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP).
KDMP dipandang strategis dalam memperpendek rantai distribusi pangan dan memperkuat ekonomi desa.
Hingga saat ini, tercatat sebanyak 83.130 koperasi desa dan kelurahan telah berbadan hukum dan disiapkan untuk mendukung distribusi pangan sekaligus menyerap hasil produksi masyarakat.
"Koperasi tersebut juga akan menjadi bagian dari rantai pasok program makan bergizi gratis (MBG), yang menargetkan 82,9 juta penerima manfaat mulai Maret 2026," tambahnya.
Keterlibatan koperasi desa dalam program MBG bertujuan menjaga kesinambungan pasokan bahan pangan serta memberikan kepastian pasar bagi petani dan pelaku usaha pangan lokal.
Komitmen Terpadu untuk Ketahanan Pangan Nasional
Dalam kunjungan yang sama, Zulkifli Hasan juga melakukan ziarah ke makam ulama besar Syekh Hamzah Fansury di Kampung Oboh, Kecamatan Runding, sebagai bentuk penghormatan terhadap warisan sejarah dan budaya Aceh.
Pemerintah menegaskan bahwa upaya penguatan ketahanan pangan nasional dilakukan secara terpadu melalui perbaikan logistik, pengendalian risiko bencana, serta penguatan kelembagaan ekonomi masyarakat daerah.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf







