
Pantau - Sebuah unggahan di Facebook menarasikan bahwa Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa meminta Badan Gizi Nasional menghentikan program Makan Bergizi Gratis selama bulan Ramadhan, namun klaim tersebut dipastikan tidak benar dan tidak berdasar.
Unggahan yang viral itu menyebut usulan penghentian program MBG ditolak mentah-mentah oleh Badan Gizi Nasional dan memastikan program tetap berjalan selama Ramadhan 2025.
Narasi dalam unggahan tersebut antara lain berbunyi "purbaya ingin menyetop MBG di waktu puasa....!!! PURB4YA!! INGIN MENYETOP MBG WAKTU PUASA, BADAN GIZI MENOLAK MENT4H-MENTAH!!! Program MBG dipastikan tetep berjalan Selama ramadhan, 2025!! Badan gizi menyampaikan skema distribusi agar siswa yang berpuasa bisa membawa makanan bergizi pulang untuk buka, sementara yg tidak berpuasa tetep bisa makan di sekolah secara tertutup".
Unggahan itu juga menyertakan kutipan tambahan yang diklaim berasal dari Purbaya, yakni "Purbaya: sampai geleng² kepala, tolong la pak harga yang puasa sedikit, bapak Muslim kan?? Masa bulan romadhon Ada mbg Kalopun di bawa pulang nanti Nasinya bvsuk Mala mub4zir".
Berdasarkan penelusuran fakta, tidak ditemukan pernyataan resmi dari Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa maupun dari Kementerian Keuangan yang menyatakan adanya permintaan penghentian program MBG selama bulan Ramadhan.
Sebaliknya, Purbaya sebelumnya justru menegaskan bahwa anggaran pemerintah untuk penanganan bencana telah tersedia dan mencukupi tanpa perlu mengganggu program lain.
"Jadi cukup, jadi kami tidak akan mengganggu (program, red) MBG-nya," ungkapnya.
Badan Gizi Nasional juga telah menyatakan bahwa program Makan Bergizi Gratis tetap dilaksanakan selama bulan Ramadhan.
Program MBG selama Ramadhan akan tetap menyasar kelompok prioritas seperti ibu hamil, ibu menyusui, dan anak balita.
BGN menilai periode 1.000 hari pertama kehidupan merupakan fase krusial untuk pencegahan stunting dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.
Dengan demikian, klaim yang menyebut Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akan menghentikan program MBG selama Ramadhan dikategorikan sebagai hoaks.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf







