Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Ekonomi

Prasasti: Pencegahan Lebih Kuat Diperlukan Cegah Aksi Investasi Manipulatif

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Prasasti: Pencegahan Lebih Kuat Diperlukan Cegah Aksi Investasi Manipulatif
Foto: (Sumber: Ilustrasi - Pengunjung melintas di depan layar yang menampilkan pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (27/10/2025). ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/YU/pri.)

Pantau - Prasasti Center for Policy Studies menilai pertumbuhan investor ritel di pasar modal Indonesia menunjukkan tren positif, namun menekankan perlunya pencegahan praktik spekulatif dan manipulatif, khususnya pada saham “gorengan”.

Risiko dan Fondasi Pasar Sehat

Lonjakan harga dan volume saham yang tidak didukung fundamental perusahaan cenderung memicu manipulasi jangka pendek.

Pasar modal yang sehat harus bertumpu pada fundamental perusahaan, bukan sekadar pergerakan harga jangka pendek.

Langkah Pencegahan Praktik Manipulatif

Transparansi: Emiten wajib menyampaikan laporan keuangan dan informasi material secara tepat waktu serta mudah dipahami.

Pengawasan: Transaksi tidak wajar harus cepat terdeteksi dan ditindak tegas.

Edukasi investor: Investor perlu memahami laporan keuangan, model bisnis, dan prospek usaha agar tidak terjebak saham manipulatif.

Peran Pelaku Pasar

Broker, analis, dan media harus mendorong budaya investasi berbasis data dan kinerja, bukan sensasi harga semata.

Tujuan

Upaya ini bertujuan memastikan pertumbuhan investor tidak hanya kuantitatif, tetapi juga menciptakan pasar modal yang sehat dan optimal sebagai sumber pembiayaan jangka panjang.

Penulis :
Ahmad Yusuf