
Pantau - Pemerintah Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, menyebutkan adanya investasi perusahaan garmen senilai Rp500 miliar di Kecamatan Pringsurat yang dinilai mampu mengurangi angka kemiskinan dan pengangguran sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Progres Investasi dan Pembebasan Lahan
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Temanggung Dwi Sukarmei menyampaikan bahwa pada tahun 2026 terdapat perusahaan dalam negeri berskala internasional yang siap berinvestasi di wilayah tersebut.
Ia mengungkapkan, "Investasi ini menjadi angin segar bagi Kabupaten Temanggung sebagai sumber pertumbuhan ekonomi baru," ungkap Dwi Sukarmei.
Perusahaan garmen tersebut telah melakukan proses pembebasan lahan dari warga yang tanahnya akan digunakan untuk pembangunan pabrik.
Sebagian pembayaran tanah warga dilaporkan telah lunas, sementara sebagian lainnya masih dalam proses penyelesaian oleh pihak investor.
Dwi Sukarmei menyatakan, "Saat ini progres administrasi pertanahan hampir mencapai 50 persen dan sisanya kami targetkan segera rampung," ujarnya.
Pemerintah daerah berharap seluruh administrasi pertanahan dapat diselesaikan pada akhir Januari 2026.
Target Perizinan dan Operasional Pabrik
Setelah administrasi tanah selesai, proses perizinan investasi akan dilakukan dalam waktu satu hingga dua bulan dan dikomandoi oleh DPMPTSP Kabupaten Temanggung.
Pembangunan pabrik garmen tersebut direncanakan dimulai sekitar Mei atau Juni 2026.
Pihak investor menargetkan operasional pabrik dapat berjalan pada akhir Desember 2026 atau paling lambat Januari 2027.
Perusahaan garmen ini diproyeksikan menyerap sekitar 9.000 tenaga kerja dengan harapan sebagian besar berasal dari warga lokal Temanggung.
Produk yang dihasilkan berupa garmen jenis jersi atau kaus olahraga yang ditujukan untuk pasar ekspor ke luar negeri.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf








