
Pantau - PT Kereta Api Indonesia Persero Daerah Operasi 9 Jember bekerja sama dengan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jember membuka layanan penukaran uang rupiah baru bertajuk Peduli Mudik bagi calon penumpang kereta api di Stasiun Jember, Jawa Timur pada Senin 16 Maret 2026.
Program tersebut bertujuan memberikan kemudahan bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik menggunakan kereta api untuk memperoleh uang rupiah layak edar untuk kebutuhan Lebaran 2026.
Manajer Hukum dan Humas KAI Daop 9 Jember Cahyo Widiantoro mengatakan "Program ini memberikan kemudahan bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik menggunakan moda transportasi kereta api untuk memperoleh uang rupiah layak edar untuk kebutuhan Lebaran 2026 dengan total 100 paket."
Layanan penukaran uang baru yang disediakan dalam program tersebut berjumlah total 100 paket.
Ketentuan Penukaran Uang bagi Penumpang Kereta
Layanan penukaran uang baru tersebut memiliki sejumlah ketentuan agar pelaksanaannya berjalan tertib dan dimanfaatkan secara optimal oleh calon pemudik.
Penukaran uang hanya diperuntukkan bagi calon penumpang kereta api yang berangkat pada Senin 16 Maret 2026.
Layanan penukaran berlaku bagi penumpang tiga kereta api yaitu KA Mutiara Timur Fakultatif rute Ketapang Surabaya Gubeng, KA Ijen Ekspres rute Malang Ketapang, dan KA Wijayakusuma rute Ketapang Cilacap.
Penumpang yang ingin menukar uang wajib menunjukkan boarding pass dan kode booking kepada petugas.
Satu kode booking hanya berlaku untuk satu kali penukaran uang.
Setiap penumpang maksimal dapat menukarkan satu paket uang dengan total nominal Rp5,3 juta.
Rincian Paket Uang Baru dan Manfaat Program
Paket uang baru yang diberikan terdiri dari pecahan Rp1.000 sebanyak satu bundel berisi 100 lembar, pecahan Rp2.000 sebanyak satu bundel berisi 100 lembar, pecahan Rp5.000 sebanyak satu bundel berisi 100 lembar, pecahan Rp10.000 sebanyak satu bundel berisi 100 lembar, pecahan Rp20.000 sebanyak 50 lembar, dan pecahan Rp50.000 sebanyak 50 lembar.
Kolaborasi antara KAI Daop 9 Jember dan Bank Indonesia tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada penumpang selama periode Angkutan Lebaran 2026.
Cahyo Widiantoro mengatakan "Melalui kolaborasi dengan Bank Indonesia, kami ingin memberikan kemudahan bagi para penumpang kereta api yang akan mudik agar dapat memperoleh uang rupiah layak edar, sehingga diharapkan para pemudik dapat mempersiapkan kebutuhan Lebaran dengan lebih nyaman dan aman."
Layanan tersebut juga bertujuan memberikan alternatif penukaran uang resmi tanpa biaya sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terhadap praktik penukaran uang tidak resmi yang sering muncul menjelang Lebaran.
Cahyo Widiantoro mengatakan "Melalui Program Peduli Mudik itu, KAI Daop 9 Jember bersama Bank Indonesia ingin menghadirkan perjalanan mudik yang tidak hanya aman dan nyaman, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi para penumpang."
KAI Daop 9 Jember mengimbau pelanggan kereta api yang akan mudik melalui Stasiun Jember agar memanfaatkan layanan penukaran uang baru tersebut sesuai jadwal pelaksanaan.
Program penukaran uang baru tersebut tidak hanya dimanfaatkan oleh penumpang kereta api, tetapi juga terlihat sejumlah petugas KAI ikut mengantre untuk menukarkan uang pecahan baru menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
- Penulis :
- Shila Glorya








