Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Ekonomi

Permintaan Gula Aren di Lebak Naik Dua Kali Lipat Jelang Ramadhan, Harga Tembus Rp250 Ribu per Toros

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Permintaan Gula Aren di Lebak Naik Dua Kali Lipat Jelang Ramadhan, Harga Tembus Rp250 Ribu per Toros
Foto: (Sumber: Permintaan gula aren di Kabupaten Lebak, Banten meningkat sehubungan menjelang Ramadhan 2026. ANTARA/Mansyur.)

Pantau - Permintaan gula aren di Kabupaten Lebak, Banten, melonjak drastis hingga dua kali lipat menjelang Ramadhan 2026, menyebabkan harga naik dari Rp200.000 menjadi Rp250.000 per toros.

Kenaikan permintaan ini terutama datang dari para pedagang pengecer luar daerah seperti Rangkasbitung, Serang, dan Bogor, yang mulai bersiap menghadapi lonjakan konsumsi masyarakat selama bulan puasa.

Pedagang menduga lonjakan permintaan terjadi karena konsumen mengantisipasi potensi kenaikan harga yang biasa terjadi menjelang Ramadhan.

Kenaikan Omzet dan Stok Jelang Ramadhan

Fahri (60), seorang penampung gula aren di Jalan Sunankalijaga, mengungkapkan bahwa omzet penjualannya meningkat tajam dari sebelumnya Rp15 juta menjadi Rp30 juta per hari.

Hal serupa disampaikan oleh Maman (60), penampung di Pasar Rangkasbitung, yang kini memperoleh omzet harian Rp20 juta, naik dari sebelumnya Rp10 juta.

Maman juga menyatakan telah meningkatkan stok dari 3 ton menjadi 5 ton untuk memenuhi lonjakan permintaan menjelang bulan suci.

Produk Organik dan Peran Strategis Gula Aren

Gula aren asal Lebak dikenal sebagai produk organik tanpa campuran bahan kimia, karena pohon aren atau kaung tumbuh secara alami di daerah pegunungan dan perbukitan.

Produk ini menjadi bahan utama untuk aneka sajian khas Ramadhan seperti kolak, es jus, dodol, bolu, dan berbagai kue Lebaran lainnya.

Kabupaten Lebak sendiri memiliki sekitar 11.000 unit usaha perajin gula aren yang tersebar di 11 kecamatan.

Plt Kepala Dinas Koperasi dan UKM Lebak, Imam Suangsa, mengungkapkan bahwa produksi gula aren telah menjadi salah satu pilar ekonomi masyarakat lokal.

"Produksi gula aren membantu pertumbuhan ekonomi, dan pemerintah melakukan pembinaan agar produk ini bisa menembus pasar domestik dan mancanegara," ungkapnya.

Pemerintah daerah terus mendorong pengembangan usaha gula aren sebagai bagian dari strategi penguatan ekonomi lokal berbasis potensi desa.

Menjelang Ramadhan, gula aren terbukti menjadi komoditas strategis yang membawa keuntungan bagi perajin, penjual, serta penggerak roda ekonomi daerah.

Penulis :
Gerry Eka