
Pantau - Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Nurdin Halid, menyatakan bahwa rencana pemerintah membentuk BUMN Tekstil melalui Danantara merupakan langkah strategis untuk menyelamatkan industri tekstil nasional dari ancaman kebangkrutan dan gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK).
Ia menilai langkah ini penting untuk mengatasi berbagai persoalan yang tengah membelit sektor tekstil, mulai dari penurunan produksi hingga inefisiensi operasional dan manajerial.
"Saat ini banyak industri tekstil mengalami penurunan produksi dan PHK, salah satunya karena inefisiensi. Ide pemerintah melalui Danantara membentuk BUMN Tekstil itu dalam rangka meningkatkan kinerja pabrik, menciptakan efisiensi dan efektivitas, supaya industri tidak gulung tikar," ujar Nurdin.
Peran BUMN Tekstil dalam Efisiensi dan Penyerapan Tenaga Kerja
BUMN Tekstil yang digagas pemerintah di bawah naungan Danantara, superholding BUMN yang baru dibentuk, ditujukan untuk:
Meningkatkan efektivitas operasional pabrik-pabrik tekstil
Mencegah kebangkrutan industri
Meningkatkan daya saing di tengah tantangan global
Tenaga kerja berpengalaman yang terdampak PHK, seperti dari perusahaan besar Sritex, juga berpotensi untuk direkrut kembali ke dalam BUMN Tekstil guna meningkatkan produktivitas.
"SDM yang sudah berpengalaman bisa direkrut ke BUMN Tekstil, sehingga lebih produktif dengan manajemen yang baru dan terobosan manajemen," tegas Nurdin.
Bagian dari Strategi Besar Danantara sebagai Superholding
Nurdin menjelaskan bahwa pembentukan BUMN Tekstil bukan langkah terpisah, melainkan bagian dari strategi besar Danantara sebagai pusat pengelolaan seluruh BUMN.
Melalui Danantara, pemerintah berupaya melakukan revitalisasi unit usaha, mengonsolidasikan sumber daya, serta memastikan BUMN beroperasi lebih sehat, produktif, dan efisien.
"Danantara sebagai pusat pengelolaan seluruh BUMN memiliki peran dalam membentuk dan merevitalisasi unit usaha agar lebih sehat dan produktif," katanya.
Dengan pembentukan BUMN Tekstil, pemerintah diharapkan mampu menahan laju PHK massal, memperbaiki sistem produksi tekstil nasional, dan mengembalikan daya saing industri dalam jangka panjang.
- Penulis :
- Gerry Eka







