
Pantau - Pemerintah China menegaskan komitmennya untuk meningkatkan dukungan terhadap perdagangan luar negeri pada tahun 2026, di tengah tantangan eksternal yang semakin kompleks di pasar global.
Fokus pada Ekspor, Impor Berkualitas, dan Respons Global
Ren Hongbin, Ketua Dewan China untuk Promosi Perdagangan Internasional (CCPIT), menyampaikan hal ini dalam konferensi kerja promosi perdagangan nasional yang digelar pada Selasa.
Sistem promosi perdagangan China tahun depan akan diarahkan untuk memperkuat ekspor melalui dukungan konkret seperti e-commerce lintas batas, pergudangan luar negeri, dan asuransi kredit ekspor.
Di sisi lain, sistem ini juga akan mendorong peningkatan impor produk dan layanan berkualitas dari negara-negara mitra, sejalan dengan kebutuhan transformasi industri, perbaikan struktur ekonomi, dan peningkatan konsumsi domestik.
Ren menyoroti bahwa persaingan antarnegara besar kini semakin ketat dan kompleks.
Ia menekankan bahwa beberapa negara Barat masih terjebak dalam mentalitas Perang Dingin dan pendekatan permainan kalah-menang (zero-sum game), yang mendorong meningkatnya tekanan eksternal terhadap ekonomi China.
Dorong Perusahaan Hadapi Dinamika Global
Ren menegaskan bahwa promosi perdagangan tahun 2026 harus difokuskan pada penciptaan sinergi dan peningkatan efisiensi.
Ia mendorong seluruh pemangku kepentingan untuk secara proaktif mengenali, merespons, dan mengarahkan perubahan global yang tengah berlangsung.
China juga akan memperkuat layanan bagi perusahaan ekspor-impor, memperluas kemitraan internasional, serta membantu pelaku usaha dalam mengambil inisiatif dan memperdalam kerja sama dalam persaingan global.
Selama tahun 2025, CCPIT telah mengoordinasikan perjalanan dan pencarian mitra dagang untuk 2.144 delegasi bisnis ke 92 negara dan kawasan.
Langkah ini bertujuan mendukung perusahaan-perusahaan China dalam menjelajahi pasar baru, memperkuat ekspansi global, dan menyempurnakan strategi industri mereka di tingkat internasional.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf








