
Pantau - Kementerian Ekonomi Kreatif melalui inisiatif Ekraf Peduli memperkuat komitmen lintas sektor dalam membantu pemulihan pascabencana di Pulau Sumatera.
Pernyataan tersebut disampaikan Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta pada Sabtu, 31 Januari 2026.
“Kementerian Ekraf berkomitmen melalui Program Ekraf Peduli untuk mendukung rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana melalui penguatan produktivitas pegiat ekraf lokal terdampak,” ungkap Teuku Riefky Harsya.
Program Ekraf Peduli menyalurkan bantuan makanan dan pakaian ke tiga provinsi terdampak bencana, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Program Pemulihan Ekonomi Kreatif Pascabencana
Kementerian Ekonomi Kreatif merancang program pemulihan untuk enam bulan ke depan guna mendukung pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat terdampak.
Program pemulihan tersebut mencakup Sinema Rakyat dan Board Game sebagai sarana pemulihan psikososial berbasis ekonomi kreatif.
Program lain meliputi workshop konten digital yang berfokus pada storytelling progres rehabilitasi dan rekonstruksi wilayah terdampak.
Kementerian Ekonomi Kreatif juga menyiapkan program literasi bisnis yang mencakup relaksasi pembiayaan dan Kredit Usaha Rakyat.
Pemerintah memastikan pemulihan pascabencana di Sumatera berjalan secara terintegrasi melalui sinergi lintas kementerian.
Peninjauan Lapangan dan Bantuan Terintegrasi
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka meninjau langsung wilayah terdampak bencana di Aceh Tamiang pada Jumat, 30 Januari 2026.
Peninjauan dilakukan bersama Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni Raffi Ahmad serta Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya.
Turut serta dalam peninjauan tersebut Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifatul Choiri Fauzi.
Dalam kegiatan tersebut, disalurkan bantuan terintegrasi yang bersumber dari donasi konser amal 100 Musisi Heal Sumatera bagi korban banjir dan longsor.
“Bantuan hasil donasi ini menjadi simbol kekuatan ekonomi kreatif dalam menghadirkan empati, gotong royong, serta pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat,” ungkap Teuku Riefky Harsya.
Peninjauan lapangan dilakukan di SMP Negeri 1 Karang Baru, RSUD Muda Sedia, Posko Pengungsian Kecamatan Karang Baru, dan Hunian Sementara Modular di Aceh Tamiang.
Bantuan yang disalurkan mencakup beras, peralatan sekolah, obat-obatan, serta dukungan tenaga relawan kesehatan dan kebersihan.
Komitmen Negara dan Pemulihan Berkelanjutan
Kementerian Ekonomi Kreatif tergabung dalam Satuan Tugas Pascabencana pada bidang Pemulihan Ekonomi bersama Kementerian UMKM.
Sebelumnya, Kementerian Ekonomi Kreatif memfasilitasi dua konser amal yang melibatkan 100 musisi, ILUNI UI, dan lembaga terkait pada 7 Desember 2025 di Bintaro dan 16 Desember 2025 di Kemang.
“Kami juga mengapresiasi para musisi, komunitas kreatif, dan seluruh pihak yang berkontribusi dalam gerakan ‘100 Musisi Heal Sumatera’ sebagai wujud solidaritas bagi masyarakat,” ujar Teuku Riefky Harsya.
Menteri Ekonomi Kreatif menekankan pentingnya pemantauan berkelanjutan kondisi Aceh Tamiang karena sejumlah pusat pemerintahan dan fasilitas publik mengalami kerusakan.
Ia menegaskan perlunya mendorong perputaran ekonomi masyarakat agar warga tidak hanya bertahan di tenda pengungsian, tetapi mulai produktif dari hunian sementara.
“Kolaborasi lintas pihak menjadi kunci agar pemulihan berjalan berkelanjutan dan memberikan dampak nyata bagi Aceh Tamiang,” kata Teuku Riefky Harsya.
Atas arahan Presiden Prabowo Subianto, seluruh kementerian dan pemerintah daerah diminta bersinergi untuk memastikan pemulihan fisik, akses pendidikan, layanan kesehatan, dan hunian layak bagi masyarakat terdampak.
Kepala SMP Negeri 1 Karang Baru Edy Wahyudi menyampaikan, “Mas Wapres akan mengoordinasikan proses pemulihan secara maksimal. Mas Wapres juga akan lakukan percepatan pengadaan meja, kursi, dan papan tulis di sekolah kami agar 665 siswa yang terdampak banjir dapat belajar dengan aman dan nyaman”.
- Penulis :
- Aditya Yohan








