
Pantau - Produk-produk asal Provinsi Guangdong, China selatan, mulai dari kendaraan energi baru (New Energy Vehicle/NEV) hingga elektronik dan gaya hidup, kian menarik perhatian pasar Indonesia karena kombinasi kekuatan inovasi, efisiensi produksi, dan kemampuan beradaptasi dengan selera lokal.
Guangdong yang mencakup kota industri besar seperti Guangzhou dan Shenzhen dikenal sebagai pusat manufaktur dan inovasi China serta menjadi penggerak utama hubungan ekonomi dengan Indonesia.
Pada 2024, nilai perdagangan antara Guangdong dan Indonesia mencapai 171,8 miliar yuan atau sekitar seperenam dari total ekspor-impor China-Indonesia.
Mobil NEV dan Elektronik dari Guangdong Ramaikan Pasar Tanah Air
Meningkatnya kesadaran akan gaya hidup ramah lingkungan mendorong penerimaan mobil NEV asal China di Indonesia, termasuk Aion dari Guangzhou Automobile Group (GAC) dan Xpeng.
Aion UT yang tampil di GIIAS 2025 menjadi kejutan otomotif karena biaya operasional yang rendah, desain menarik, dan nilai ekonomis tinggi.
GAC telah membangun pabrik pintar di Jakarta sejak Juni 2025.
"Pabrik ini menggunakan teknologi NEV paling mutakhir dari China," ungkap Wei Haigang, manajer umum bisnis internasional GAC.
Merek Xpeng juga melangkah cepat dengan menjadikan Indonesia sebagai negara pertama di luar China yang memproduksi mobil mereka secara lokal.
Mobil Xpeng X9 telah diserahkan ke konsumen sejak Juli 2025.
"Kami akan memperluas layanan dan menghadirkan produk futuristik bagi generasi muda Indonesia," ujar Wu Jiaming, wakil presiden Xpeng.
Di sektor elektronik, OPPO mencatat pangsa pasar 14,35% di Indonesia berdasarkan data StatCounter per Desember 2025.
Zhao Yanjie, kepala pabrik OPPO Indonesia, mengatakan bahwa kedekatan komunikasi antara tim Shenzhen dan Indonesia membuat saran pasar cepat diterapkan, didukung oleh rantai pasok solid di Guangdong.
OPPO juga menggandeng belasan perusahaan lokal untuk suplai baterai, kemasan, dan adaptor.
Produk Gaya Hidup Guangdong Makin Diminati Anak Muda
Selain NEV dan elektronik, produk gaya hidup asal Guangdong juga kuat di pasar Indonesia, seperti MINISO yang telah membuka lebih dari 300 toko di lebih dari 130 kota sejak 2017.
Kunci kesuksesan MINISO adalah pendekatan desain yang sederhana namun menarik, ditambah pengalaman belanja “mewah namun terjangkau” yang sesuai tren anak muda Indonesia.
"Estetika keindahan yang sederhana" dan nilai emosional produk menjadikan MINISO dekat dengan konsumen digital-native.
TCL, yang telah beroperasi lebih dari 20 tahun di Indonesia, juga terus memperluas jangkauannya lewat produk rumah pintar seperti TV, AC, dan kulkas, dengan efisiensi energi sebagai prioritas.
Pabrik AC TCL di Indonesia bahkan menjadi salah satu pusat produksi global utama.
Menurut Pan Yue dari Universitas Ji’nan, kekuatan produk Guangdong terletak pada desain, fungsi, dan pengalaman pengguna yang sesuai dengan ekspektasi generasi muda Indonesia yang terus berkembang.
Perkembangan sistem industri China menopang konsistensi produksi serta inovasi yang menyasar pasar Asia Tenggara, termasuk Indonesia.
- Penulis :
- Gerry Eka







