
Pantau - Menjelang bulan Ramadhan dan Idul Fitri 2026, Satgas Sapu Bersih (Saber) Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan bergerak cepat untuk menjaga stabilitas harga daging sapi di tingkat Rumah Potong Hewan (RPH).
Cegah Kenaikan Harga Tak Wajar di RPH
Langkah pengawasan dilakukan guna mengantisipasi gejolak harga yang dapat membebani masyarakat selama momen hari besar keagamaan.
Deputi Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas), I Gusti Ketut Astawa, menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan inspeksi mendadak ke RPH Intisari 4 di Tangerang Selatan.
Inspeksi dilakukan setelah muncul informasi bahwa RPH tersebut berencana menaikkan harga daging sapi karkas sebesar Rp1.000 per kilogram.
Pihak RPH berdalih bahwa rencana kenaikan disebabkan oleh kebutuhan rekondisi sapi dan faktor lainnya.
Namun, hasil penelusuran Satgas menunjukkan bahwa tidak ada kenaikan harga di tingkat feedloter, sehingga rencana kenaikan harga dinilai perlu ditelusuri lebih lanjut.
Ketut menegaskan, "Tidak boleh menaikkan harga. Ini sebagaimana arahan Bapak Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional agar masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dengan nyaman."
Pasokan Aman, Pemerintah Prioritaskan Stabilitas Harga
Pemerintah memastikan bahwa pasokan daging sapi dan kerbau secara nasional dalam kondisi aman dan mencukupi, termasuk untuk kebutuhan selama bulan Ramadhan dan Idul Fitri 2026.
Stabilitas harga daging ruminansia menjadi salah satu prioritas utama agar tidak terjadi lonjakan harga yang merugikan konsumen.
Ketut menyebut bahwa berdasarkan proyeksi Neraca Pangan Nasional per 6 Januari 2026, ketersediaan pangan pokok strategis masih aman untuk tiga bulan ke depan, termasuk daging sapi dan kerbau.
Langkah-langkah pengawasan akan terus dilakukan oleh Satgas Saber untuk menjamin keamanan pasokan dan kestabilan harga di pasar.
Kesepakatan antara pemerintah dan pelaku usaha untuk tidak menaikkan harga sapi/kerbau bakalan menjelang hari besar keagamaan menjadi landasan kuat dalam upaya pengendalian harga di lapangan.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf






