Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Ekonomi

Kuasai 33,92 Persen Pangsa Pasar Suretyship Nasional, Jasaraharja Putera Perkuat Posisi di Industri Penjaminan

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Kuasai 33,92 Persen Pangsa Pasar Suretyship Nasional, Jasaraharja Putera Perkuat Posisi di Industri Penjaminan
Foto: (Sumber: Ilustrasi - PT Jasaraharja Putera menjadi perusahaan asuransi dengan pangsa pasar terbesar secara nasional pada lini usaha Suretyship. ANTARA/HO-PT Jasaraharja Putera.)

Pantau - PT Jasaraharja Putera mencatatkan kinerja impresif di tahun 2025 dengan menguasai 33,92 persen pangsa pasar nasional pada lini usaha Suretyship, menjadikannya pemimpin pasar di sektor penjaminan proyek di Indonesia.

Suretyship adalah lini usaha asuransi umum yang menjamin pemenuhan kewajiban principal (penyedia jasa atau kontraktor) kepada obligee (pemilik proyek) sesuai dengan kontrak yang disepakati.

Direktur Utama Jasaraharja Putera, Abdul Haris, menyatakan bahwa pencapaian ini bukan hanya keberhasilan statistik, tetapi juga refleksi dari kepercayaan mitra dan pemangku kepentingan terhadap kinerja dan integritas perusahaan.

Lini usaha Suretyship menyumbang 38,38 persen dari total portofolio premi Jasaraharja Putera sepanjang tahun lalu.

Premi Rp1,6 Triliun dan Loss Ratio Rendah, Bukti Manajemen Risiko yang Efektif

Berdasarkan laporan keuangan unaudited, Jasaraharja Putera mencatat pendapatan premi bruto sebesar Rp1,6 triliun sepanjang 2025, meningkat 10 persen secara tahunan (year-on-year).

Di sisi lain, perusahaan berhasil menjaga loss ratio untuk lini Suretyship pada angka sangat rendah, yaitu 5,50 persen.

Rasio ini mencerminkan strategi underwriting yang efektif, analisis risiko yang akurat, dan pengelolaan klaim yang konsisten.

Abdul Haris menegaskan bahwa kinerja tersebut mencerminkan keseimbangan antara pertumbuhan bisnis dan manajemen risiko yang prudent.

Perluas Penetrasi dan Sinergi, Perkuat Tata Kelola Proyek Nasional

Jasaraharja Putera terus memperkuat lini Suretyship sebagai pilar utama bisnisnya di tengah meningkatnya kompleksitas proyek nasional.

Perusahaan mengembangkan produk yang adaptif terhadap kebutuhan sektor strategis, memperluas penetrasi pasar, dan menjalin sinergi aktif dengan kementerian, lembaga, BUMN, serta pelaku usaha nasional.

Langkah ini diambil untuk mendukung tata kelola proyek yang lebih transparan, akuntabel, dan berdaya saing.

“Produk Suretyship yang kami terbitkan harus bisa memberikan kepastian, perlindungan, dan nilai tambah dalam pelaksanaan proyek,” ujar Abdul Haris, menekankan komitmen perusahaan dalam menjaga kualitas layanan dan ketepatan analisis risiko.

Penulis :
Gerry Eka