
Pantau - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup menguat signifikan pada perdagangan Selasa sore, 10 Februari 2026, seiring dengan mulai pulihnya kepercayaan investor terhadap pasar modal domestik.
IHSG tercatat menguat 99,87 poin atau 1,24 persen ke level 8.131,74, sementara indeks LQ45 juga naik 8,49 poin atau 1,03 persen ke posisi 829,43.
Maximilianus Nico Demus, Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas, menyatakan, "IHSG tetap menguat mengikuti Bursa kawasan Asia. Meskipun begitu, penguatan tertahan oleh keputusan FTSE Russell untuk menunda review indeks Indonesia yang semula dijadwalkan pada Maret 2026," ungkapnya.
Dukungan Sentimen Domestik dan Global
Dari dalam negeri, sentimen positif muncul dari pemulihan kepercayaan investor yang didukung oleh tren penguatan bursa global serta naiknya harga komoditas.
Namun demikian, tekanan masih ada akibat data penjualan ritel bulan Desember yang turun ke level terendah dalam empat bulan terakhir, mencerminkan melemahnya permintaan konsumen.
Di kawasan Asia, bursa Jepang mencatat kenaikan tajam didorong oleh ekspektasi pasar terhadap kemenangan besar Perdana Menteri Sanae Takaichi dalam pemilu, yang membuka peluang peningkatan belanja pemerintah dan pemangkasan pajak.
Pasar merespons positif langkah tersebut karena stimulus fiskal Jepang dinilai tidak akan terlalu membebani kondisi keuangan negara.
IHSG sempat dibuka melemah namun berbalik menguat hingga sesi pertama dan terus bertahan di zona hijau sampai penutupan sesi kedua.
Penguatan di Semua Sektor dan Saham Unggulan
Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, seluruh 11 sektor mengalami penguatan pada perdagangan hari ini.
Tiga sektor dengan kenaikan tertinggi adalah barang konsumen non primer yang naik 2,93 persen, disusul sektor industri sebesar 2,53 persen, dan sektor properti yang menguat 1,83 persen.
Beberapa saham yang mencatatkan penguatan terbesar antara lain NZIA, OKAS, SOCI, INDX, dan SDMU.
Sementara itu, saham-saham yang mengalami penurunan paling tajam adalah ZONE, HOMI, BELL, NSSS, dan MYOR.
Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 2.451.251 kali transaksi, dengan volume mencapai 45,83 miliar lembar saham dan nilai transaksi harian sebesar Rp20,39 triliun.
Tercatat 556 saham menguat, 144 saham melemah, dan 116 saham tidak mengalami perubahan.
Bursa saham kawasan Asia juga ditutup menguat, dengan indeks Nikkei naik 1.286,60 poin (2,28%) ke 57.650,50, Hang Seng naik 155,99 poin (0,58%) ke 27.183,15, Shanghai menguat 5,28 poin (0,13%) ke 4.128,37, dan Straits Times naik 3,41 poin (0,07%) ke 4.964,25.
- Penulis :
- Leon Weldrick








