
Pantau - PT Bumi Serpong Damai Tbk akan memulai pembangunan fase 2 Jalan Tol Serpong-Balaraja atau Serbaraja pada semester dua tahun ini sebagai bagian dari penyelesaian proyek hingga ke Balaraja.
Direktur PT Bumi Serpong Damai Tbk Hermawan Wijaya menyampaikan, "Kemungkinan besar semester dua,".
Saat ini Jalan Tol Serpong-Balaraja telah dibuka dan beroperasi hingga wilayah Legok sebagai bagian dari Seksi 1.
"Berikutnya juga akan kita lanjutkan untuk fase 2 dan fase 3 sampai ke Balaraja," ujar Hermawan.
Pembangunan jalan tol tersebut akan dilaksanakan secara bertahap dengan target penyelesaian keseluruhan hingga ke Balaraja pada 2030.
"Harapannya (tahun) 2030 seharusnya selesai ya," ungkapnya.
Jalan Tol Serbaraja merupakan salah satu Proyek Strategi Nasional dengan skema kerja sama Pemerintah dan Badan Usaha.
Proyek tersebut diprakarsai oleh PT Trans Bumi Serbaraja selaku Badan Usaha Jalan Tol yang merupakan anak perusahaan Sinar Mas Land yakni PT Bumi Serpong Damai Tbk.
Tol Serbaraja diresmikan oleh Presiden ketujuh Republik Indonesia Joko Widodo pada 20 September 2022.
Pembangunan Seksi 1A memiliki panjang 3,97 kilometer dan Seksi 1B sepanjang 5,37 kilometer.
Secara keseluruhan, Tol Serbaraja dirancang memiliki total panjang kurang lebih 40 kilometer yang terbagi dalam tiga seksi.
Seksi 1 Serpong-Legok memiliki panjang 9,8 kilometer, Seksi 2 Legok-Pasir Barat sepanjang 11,5 kilometer, dan Seksi 3 Pasir Barat-Balaraja sepanjang 18,6 kilometer.
Jalan Tol Serpong-Balaraja akan mendukung mobilitas masyarakat serta meningkatkan konektivitas wilayah Jakarta dengan kawasan penyangga khususnya Tangerang Raya, Banten.
Tol Serbaraja juga akan menjadi ruas awal dari jaringan Jalan Jakarta Outer Ring Road 3 atau JORR-3.
Ruas tol tersebut akan terkoneksi dengan Tol Jakarta-Serpong, Tol Jakarta-Merak, serta berbagai ruas tol lainnya di Pulau Jawa.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf







