Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Ekonomi

Ketua Komisi XI DPR Sebut Program CSR Tanggul Tambak Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Ketua Komisi XI DPR Sebut Program CSR Tanggul Tambak Dukung Ketahanan Pangan Nasional
Foto: (Sumber: Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun meninjau pembangunan tanggul program CSR dua bank negara di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, Sabtu (7/3/2026). ANTARA/HO-DPR RI.)

Pantau - Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun menyatakan pembangunan tanggul tambak melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility dapat mendukung ketahanan pangan nasional, khususnya di sektor perikanan budi daya.

Program tersebut dilaksanakan oleh Bank Rakyat Indonesia dan Bank Mandiri untuk membantu kelompok pembudi daya ikan di Kota Pasuruan, Jawa Timur.

Misbakhun mengatakan program tersebut sejalan dengan tekad Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional.

"Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto bertekad mewujudkan ketahanan pangan. CSR berupa tanggul ini adalah sebagai salah satu upaya mewujudkan ketahanan pangan melalui perikanan", ungkapnya.

Pembangunan Tanggul untuk Lindungi Tambak Nelayan

Program pembangunan tanggul tersebut ditinjau langsung oleh Misbakhun di Kelurahan Kepel, Kecamatan Bugul Kidul, Kota Pasuruan, dalam rangkaian kegiatan Safari Ramadhan.

Tanggul yang dibangun melalui program CSR Bank Rakyat Indonesia memiliki panjang sekitar 1.600 meter.

Pembangunan tanggul tersebut dilakukan selama 60 hari untuk dimanfaatkan oleh kelompok pembudi daya ikan Pokdakan Makmur Bersama.

Sementara itu, tanggul CSR dari Bank Mandiri memiliki panjang sekitar 1.500 meter dan dikerjakan selama 45 hari untuk Pokdakan Maju Sejahtera di Kelurahan Kepel.

Misbakhun berharap keberadaan tanggul tersebut mampu melindungi tambak nelayan dari potensi banjir bandang.

"Semoga keberadaan tanggul membantu petambak dalam budi daya ikan, sehingga perekonomian dari perikanan terus bergerak", ujarnya.

Pemerintah Jaga Stabilitas Energi Nasional

Dalam kegiatan Safari Ramadhan di Kabupaten Pasuruan tersebut juga dilakukan dialog serta penyerapan aspirasi masyarakat.

Pada kesempatan itu Misbakhun turut menjelaskan bahwa gejolak ekonomi dan geopolitik global belakangan ini berdampak terhadap stabilitas energi dunia.

Ia menegaskan pemerintah telah menyiapkan langkah antisipasi untuk menjaga pasokan energi nasional di tengah konflik Timur Tengah.

Menurutnya pemerintah memastikan ketersediaan energi nasional baik bahan bakar maupun listrik tetap aman sehingga masyarakat tidak perlu khawatir.

Ia juga menyampaikan bahwa Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia telah menegaskan kesiapan pemerintah menghadapi berbagai kemungkinan situasi global.

Misbakhun menekankan menjaga stabilitas energi dan ekonomi menjadi bagian penting dari upaya pemerintah melindungi kepentingan masyarakat di tengah dinamika global.

Penulis :
Gerry Eka