
Pantau - Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan mencatat adanya kenaikan harga cabai merah menjelang Lebaran atau Hari Raya Idul Fitri setelah melakukan pemantauan harga kebutuhan pokok di wilayah tersebut.
Wali Kota Jakarta Selatan Muhammad Anwar melakukan peninjauan langsung ke pasar modern AEON Tanjung Barat di kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan, pada Selasa 10 Maret 2026 untuk memeriksa kondisi harga bahan pokok menjelang Lebaran.
Muhammad Anwar mengatakan "Kalau harga, sebagian mungkin ada kenaikan, ya, seperti cabai keriting, tapi kenaikannya masih terjangkau", ungkapnya.
Ia menjelaskan pemerintah kota bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah mengadakan rapat untuk memastikan harga kebutuhan pokok tidak mengalami lonjakan tinggi menjelang Lebaran.
Pemerintah juga melakukan pengawasan di pasar modern maupun pasar tradisional guna menjaga kestabilan harga di pasaran.
Cabai Rawit Merah Tembus Rp110 Ribu per Kilogram
Hasil pengawasan menjelang Lebaran di Jakarta Selatan menunjukkan harga cabai rawit merah mengalami kenaikan.
Harga cabai rawit merah tercatat mencapai Rp110.000 per kilogram.
Sebelumnya harga cabai rawit merah berada di kisaran Rp100.000 per kilogram.
Meski terjadi kenaikan pada beberapa komoditas, pemerintah menilai perubahan harga masih dalam kondisi terkendali.
Muhammad Anwar menyatakan "Kami mencatat bahwa perubahan harga masih dalam kondisi terkendali", ujarnya.
Perkembangan Harga Bahan Pokok Selama Ramadhan
Data pemantauan juga menunjukkan perkembangan harga sejumlah komoditas pangan selama bulan Ramadhan di Jakarta Selatan.
Harga beras IR E IR 64 pada awal Ramadhan tercatat Rp14.917 per kilogram.
Harga tersebut kemudian berada pada angka Rp15.300 per kilogram atau naik sekitar 3,16 persen dari harga tertinggi dan 2,57 persen dibandingkan harga awal Ramadhan.
Harga bawang merah tercatat turun menjadi Rp52.500 per kilogram.
Penurunan tersebut sekitar 1,56 persen dari harga tertinggi namun masih naik sekitar 5 persen dibandingkan harga awal Ramadhan.
Harga ayam broiler atau ayam ras relatif stabil dari Rp41.667 per kilogram menjadi Rp44.167 per kilogram.
Harga telur ayam ras sempat turun dari Rp32.083 per kilogram menjadi Rp31.333 per kilogram atau turun sekitar 2,34 persen.
Harga telur ayam ras kemudian kembali naik menjadi Rp31.833 per kilogram sehingga secara keseluruhan hanya turun sekitar 0,78 persen dibandingkan harga awal Ramadhan.
Harga daging sapi pada awal Ramadhan tercatat Rp138.333 per kilogram dan sempat naik menjadi Rp142.857 per kilogram atau sekitar 3,27 persen.
Pada akhir periode harga daging sapi kembali menjadi Rp141.667 per kilogram atau naik sekitar 2,41 persen dibandingkan harga awal Ramadhan.
Harga minyak goreng curah juga mengalami kenaikan kecil dari Rp20.500 per liter menjadi Rp20.667 per liter atau sekitar 0,81 persen.
Secara keseluruhan pemerintah menilai meskipun beberapa komoditas mengalami kenaikan, harga pada akhir periode cenderung kembali mendekati harga rata-rata.
Dengan kondisi tersebut pemerintah menyatakan belum diperlukan langkah intervensi khusus terhadap harga kebutuhan pokok.
- Penulis :
- Shila Glorya








