Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Ekonomi

707 Pemudik Tiba di Semarang Naik Kapal Perang, Program Mudik Gratis Dinilai Bantu Kurangi Beban Jalan

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

707 Pemudik Tiba di Semarang Naik Kapal Perang, Program Mudik Gratis Dinilai Bantu Kurangi Beban Jalan
Foto: (Sumber : Para pemudik bersepeda motor yang diangkut KRI Banda Aceh dari Jakarta tiba di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Rabu (18/3/2026). ANTARA/I.C. Senjaya.)

Pantau - Sebanyak 707 pemudik bersama 261 sepeda motor yang diangkut menggunakan KRI Banda Aceh dari Jakarta tiba di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Jawa Tengah, Rabu (18/3).

Komandan Pangkalan Angkatan Laut (Danlanal) Semarang Kolonel Sabprowanto mengatakan jumlah tersebut merupakan bagian dari total 1.447 penumpang yang diberangkatkan dari Jakarta.

Ia menjelaskan bahwa sebagian pemudik lainnya akan melanjutkan perjalanan menuju Surabaya menggunakan kapal yang sama.

Sabprowanto menyampaikan, "Bagi pemudik yang tidak membawa kendaraan kami juga menyediakan fasilitas lanjutan,".

TNI AL menyediakan layanan bus bagi pemudik tanpa kendaraan untuk melanjutkan perjalanan ke stasiun maupun terminal.

Fasilitas ini diberikan guna memastikan kelancaran mobilitas pemudik hingga ke daerah tujuan akhir.

Program mudik gratis menggunakan kapal perang dinilai membantu pemudik, khususnya pengguna sepeda motor, agar perjalanan lebih aman dan nyaman.

Penjabat Sekretaris Daerah Kota Semarang Budi Prakoso menyatakan program ini merupakan bentuk sinergi berbagai unsur dalam melayani masyarakat.

Ia berharap kemudahan layanan tersebut dapat membantu pemudik dalam perjalanan pulang ke kampung halaman.

Sebagian besar pemudik yang tiba di Semarang diketahui masih melanjutkan perjalanan ke berbagai wilayah, termasuk Solo.

Layanan mudik gratis kapal perang juga akan kembali dibuka pada arus balik 25 Maret 2026 dari Semarang menuju Jakarta.

Penulis :
Ahmad Yusuf
Editor :
Ahmad Yusuf