Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Ekonomi

BPK Mulai Periksa Laporan Keuangan Kemenpora dan Kemensos Tahun 2025 untuk Pastikan Akuntabilitas

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

BPK Mulai Periksa Laporan Keuangan Kemenpora dan Kemensos Tahun 2025 untuk Pastikan Akuntabilitas
Foto: (Sumber : Anggota III BPK Akhsanul Khaq memberikan dokumen kepada Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir di Jakarta, Jumat (27/2/2026). ANTARA/HO- (BPK).)

Pantau - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) memulai pemeriksaan atas laporan keuangan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dan Kementerian Sosial (Kemensos) Tahun 2025 guna memastikan pengelolaan keuangan negara berjalan transparan dan akuntabel.

Fokus Pemeriksaan pada Tata Kelola dan Kepatuhan

Anggota III BPK Akhsanul Khaq menyatakan pemeriksaan ini bertujuan memberikan opini atas kewajaran laporan keuangan dengan mengacu pada Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP), kepatuhan regulasi, serta efektivitas Sistem Pengendalian Intern (SPI).

“Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam rangka memastikan pengelolaan keuangan negara dilaksanakan secara transparan, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan,” ujarnya.

Ia menjelaskan pemeriksaan di Kemenpora mencakup area strategis seperti implementasi sistem aplikasi keuangan, pengelolaan belanja, serta penguatan pengendalian internal.

BPK Tekankan Dukungan Data dari Kementerian

Dalam proses pemeriksaan, BPK meminta dukungan penuh dari jajaran kementerian agar penyediaan data dan informasi dapat berjalan optimal.

"BPK mengharapkan dukungan pimpinan dan pejabat Kemenpora terutama dalam penyediaan data dan informasi sehingga kegiatan pemeriksaan dapat berjalan lancar dan tepat waktu," kata Akhsanul.

Sementara itu, pemeriksaan di Kemensos difokuskan pada pengelolaan belanja barang, bantuan sosial, akurasi laporan keuangan, serta efektivitas sistem pengendalian.

“BPK berkomitmen untuk bersinergi sebagai mitra Kemensos dalam meningkatkan tata kelola keuangan negara dan kinerja pelayanan publik," ujarnya.

Pemeriksaan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk memperkuat akuntabilitas dan kualitas pengelolaan keuangan pemerintah.

Penulis :
Ahmad Yusuf