Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Ekonomi

Masyarakat Madura di Malaysia Dukung Penguatan Usulan KEK untuk Dorong Industri dan Lapangan Kerja

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Masyarakat Madura di Malaysia Dukung Penguatan Usulan KEK untuk Dorong Industri dan Lapangan Kerja
Foto: (Sumber : Dokumen sortir tembakau di salah satu pabrikan di Pamekasan (ANTARA/ HO-Pemkab Pamekasan).)

Pantau - Organisasi Majlis Persatuan dan Persaudaraan Masyarakat Madura (MPPM) di Malaysia menyatakan dukungan terhadap penguatan usulan pembentukan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Pulau Madura guna mendorong investasi, hilirisasi industri, dan penciptaan lapangan kerja, disampaikan di Kuala Lumpur pada Jumat (3/4/2026).

Potensi Besar Belum Optimal

Ketua Umum MPPM Muhdar mengatakan Madura memiliki potensi besar di sektor tembakau, garam, hasil laut, peternakan, UMKM, dan industri halal berbasis pesantren, namun nilai tambah ekonomi masih banyak dinikmati di luar daerah.

"Selama ini Madura menjadi daerah penghasil, tetapi nilai tambah ekonominya lebih banyak dinikmati di luar daerah. Karena itu, KEK diperlukan agar investasi, industri, dan lapangan kerja dapat tumbuh di Madura," ujarnya.

Ia menjelaskan Madura merupakan penyumbang sekitar 26,3 persen produksi garam nasional serta daerah penghasil tembakau utama di Jawa Timur, namun industri pengolahan masih minim berkembang.

Kondisi tersebut menyebabkan peluang investasi dan penyerapan tenaga kerja lebih banyak mengalir ke daerah lain.

Dorong Hilirisasi dan Industri Lokal

Sekretaris Jenderal MPPM Abdul Kholik menegaskan KEK Madura harus difokuskan pada penguatan industri lokal dan hilirisasi berbasis potensi daerah.

"KEK Madura harus menjadi sarana untuk memperkuat industri lokal dan hilirisasi tembakau rakyat, sehingga nilai tambah ekonomi tidak lagi keluar dari Madura," katanya.

Ia menambahkan pengembangan KEK perlu mencakup industri tembakau dan garam, pengolahan hasil laut dan peternakan, industri halal, serta penguatan UMKM dan koperasi.

Selain itu, diperlukan dukungan berupa insentif pajak, kemudahan perizinan, pembangunan infrastruktur, akses kredit, serta prioritas tenaga kerja lokal.

MPPM juga menilai posisi strategis Madura yang dekat dengan Surabaya dan terhubung Jembatan Suramadu menjadi peluang besar untuk pengembangan kawasan industri terintegrasi.

Organisasi tersebut berharap pemerintah pusat memberikan perhatian serius terhadap usulan KEK sebagai upaya mengurangi ketimpangan ekonomi dan membuka lapangan kerja bagi masyarakat Madura.

Penulis :
Aditya Yohan