
Pantau - Perum Bulog Kantor Wilayah Sumatera Utara mencatat realisasi penyerapan jagung pipil mencapai 1.989 ton sejak Januari hingga 4 April 2026 di sejumlah daerah sentra produksi.
Penyerapan dilakukan di Kabupaten Deli Serdang, Padang Lawas, Dairi, dan Batu Bara.
Pemimpin Wilayah Perum Bulog Sumut Budi Cahyanto menyebut potensi penyerapan masih tersedia di wilayah Karo, Dairi, dan Pakpak Bharat.
Harga Pasar Jadi Kendala
Penyerapan jagung belum maksimal karena harga pasar relatif tinggi, yakni sekitar Rp7.000 per kilogram.
Sementara harga pembelian oleh Bulog berada di angka Rp6.400 per kilogram di tingkat petani.
Kondisi ini membuat sebagian petani lebih memilih menjual hasil panen ke pasar dibandingkan ke Bulog.
Stok Aman dan Siap Salurkan SPHP
Bulog Sumut saat ini memiliki stok jagung sekitar 4.000 ton di gudang yang dinilai cukup untuk kebutuhan pakan ternak.
Bulog juga telah melaporkan ke pemerintah pusat terkait pelaksanaan penyaluran program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan jagung.
Program tersebut ditujukan bagi peternak ayam petelur di sejumlah daerah.
Wilayah sasaran meliputi Kabupaten Deli Serdang, Langkat, Serdang Bedagai, Simalungun, dan Asahan.
Penyaluran masih menunggu perintah dari pemerintah pusat untuk segera direalisasikan.
- Penulis :
- Gerry Eka









