HOME  ⁄  Ekonomi

Dirut Bulog Pastikan Harga Minyakita Stabil dan Stok Berlimpah di Tengah Isu Pasokan

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Dirut Bulog Pastikan Harga Minyakita Stabil dan Stok Berlimpah di Tengah Isu Pasokan
Foto: (Sumber : Arsip foto - Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengecek harga dan stok Minyakita di Pasar Grogol, Jakarta. ANTARA/HO-Bulog..)

Pantau - Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani memastikan harga minyak goreng Minyakita tetap stabil dengan stok berlimpah serta distribusi yang berjalan lancar di berbagai wilayah Indonesia di tengah dinamika pasokan di masyarakat.

Distribusi Lancar dan Harga Terkendali

Rizal menyampaikan bahwa ketersediaan Minyakita saat ini dalam kondisi aman dan tersebar merata di berbagai daerah.

"Ketersediaan Minyakita dipastikan mencukupi dan terdistribusi secara luas di berbagai wilayah," ungkapnya.

Ia menegaskan Bulog telah melakukan langkah strategis untuk merespons peningkatan permintaan melalui optimalisasi stok dan percepatan distribusi.

"Bulog memastikan Minyakita tersedia dengan harga yang wajar dan pasokan yang cukup," ujarnya.

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, harga Minyakita tercatat sekitar Rp15.700 per liter di sejumlah pasar seperti Pasar Grogol dan Pasar Minggu, Jakarta.

"Hasil monitoring menunjukkan distribusi berjalan lancar, stok tersedia, dan harga relatif stabil sesuai ketentuan yang berlaku," tegasnya.

Imbauan Hindari Panic Buying

Bulog juga mengingatkan masyarakat agar tidak terpengaruh informasi yang tidak akurat terkait ketersediaan minyak goreng.

"Informasi yang tidak akurat berpotensi menimbulkan keresahan, sehingga penting bagi masyarakat untuk tetap tenang," kata Rizal.

Ia mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembelian berlebihan atau panic buying dan tetap berbelanja sesuai kebutuhan.

"Untuk itu, masyarakat diimbau tidak melakukan pembelian berlebihan (panic buying) dan tetap berbelanja secara bijak sesuai kebutuhan," ujarnya.

Bulog bersama pemerintah dan pemangku kepentingan terus menjaga keseimbangan antara pasokan dan kebutuhan agar stabilitas pasar tetap terjaga.

Penulis :
Aditya Yohan