
Pantau - Ketua Umum TP PKK Tri Tito Karnavian menyebut minyak kemiri asal Kabupaten Belu berpotensi menjadi produk unggulan yang mampu memperkuat ketahanan ekonomi keluarga.
Pernyataan tersebut disampaikan pada Minggu, 19 April 2026, dalam kegiatan pelatihan di Rumah Jabatan Bupati Belu.
Ia mengatakan, "Pelatihan ini dilakukan untuk mendukung ketahanan ekonomi keluarga. Pemerintah pusat berharap kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Belu dapat meningkat melalui pengembangan berbagai potensi daerah yang dimiliki."
Kabupaten Belu dikenal sebagai salah satu penghasil kemiri yang dapat diolah menjadi minyak atsiri bernilai ekonomi tinggi.
Produk ini dinilai memiliki potensi besar untuk menjadi unggulan daerah sekaligus menggerakkan ekonomi ibu rumah tangga.
Tri mengungkapkan, "Mungkin nanti ada peningkatan peningkatan dari dinas dinas terkait. Mudah mudahan ibu ketua TP PKK P Kabupaten Belu bisa meminta kementerian bagaimana ini bisa dikembangkan menjadi produk lokal unggul produk PKK."
Masyarakat juga didorong memanfaatkan media sosial sebagai sarana pemasaran produk.
Ia menyatakan, "Salah satu sumber ekonomi keluarga, yaitu membuat minyak sendiri. Ini kalau dijual ibu ibu Tik Tok, pakai Tik Tok tapi jangan sampai guling guling di jalan ya. Ini bisa potensi mendapatkan order dari seluruh Indonesia."
Proses produksi minyak kemiri dilakukan secara organik tanpa bahan kimia sehingga aman digunakan, termasuk untuk kesehatan rambut.
Tri menambahkan, "Mudah mudahan juga unggulan untuk Kabupaten Belu. Di mana semua masyarakat mempunyai kesempatan untuk memproduksi minyak kemiri. Karena kemiri nya gampang didapatkan, tidak usah capek capek membeli dari luar kabupaten."
Pengembangan produk ini dinilai dapat membuka peluang pendapatan bagi masyarakat meski dimulai dari skala kecil.
Ia mengatakan, “Semoga kegiatan ini bermanfaat dan tidak hanya dilakukan oleh Ibu Ketua TP PKK Kabupaten Belu saja, tapi juga kepada anak anak kita semua, pada tetangga tetangga dan lingkungan kita.”
- Penulis :
- Gerry Eka







