HOME  ⁄  Ekonomi

Peluncuran MCoC Edisi Kelima Didorong BI untuk Perkuat Integritas dan Kepercayaan Pasar Keuangan

Oleh Shila Glorya
SHARE   :

Peluncuran MCoC Edisi Kelima Didorong BI untuk Perkuat Integritas dan Kepercayaan Pasar Keuangan
Foto: Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Thomas A.M. Djiwandono dalam acara peluncuran Buku Market Code of Conduct (MCoC) Edisi Kelima di Jakarta, Rabu 15/4/2026 (sumber: Bank Indonesia)

Pantau - Bank Indonesia menegaskan penerapan kode etik oleh pelaku pasar keuangan sangat krusial untuk menjaga kredibilitas pasar serta meningkatkan efisiensi pembentukan harga dan kepercayaan investor.

Pentingnya Kode Etik di Tengah Ketidakpastian Global

Thomas A.M. Djiwandono menyampaikan hal tersebut dalam peluncuran Buku Market Code of Conduct (MCoC) Edisi Kelima yang diterbitkan oleh Asosiasi Pasar Uang dan Pasar Valuta Asing Indonesia bersama Association Cambiste Internationale - Financial Markets Association.

Ia menyatakan, "Penerapan kode etik pasar diharapkan dapat memitigasi berbagai risiko di pasar keuangan yang timbul akibat pelanggaran etika dan/atau penyimpangan perilaku profesional."

Menurutnya, penerapan kode etik menjadi semakin penting di tengah ketidakpastian global akibat tekanan geopolitik dan dinamika kebijakan ekonomi.

Bank Indonesia juga menilai keberlanjutan pertumbuhan ekonomi sangat bergantung pada pendalaman pasar keuangan.

Thomas menambahkan, "Sejalan dengan itu, semakin dalam dan berkembangnya pasar, diperlukan dukungan penerapan kode etik yang kuat guna menjaga integritas serta kepercayaan dalam aktivitas pasar."

Indonesia Jadi Pelopor Adopsi Standar Global

Indonesia menjadi negara pertama yang mengadopsi pembaruan ACI FMA Handbook 2026 ke dalam standar domestik melalui MCoC Edisi Kelima.

Standar tersebut juga selaras dengan FX Global Code edisi 2024 yang mengatur praktik terbaik di pasar valuta asing global.

ACI FMA Handbook 2026 memuat prinsip-prinsip utama seperti fungsi pasar, perilaku individu, kesiapan operasional, penggunaan teknologi, dan keamanan transaksi untuk memastikan aktivitas pasar berlangsung secara etis, transparan, dan aman.

MCoC Edisi Kelima diharapkan menjadi acuan utama bagi pelaku pasar keuangan di Indonesia.

Bank Indonesia mengajak seluruh pelaku pasar untuk menerapkan kode etik secara konsisten dengan komitmen kuat.

Sinergi antara otoritas dan pelaku pasar diharapkan mampu menciptakan industri pasar uang dan valuta asing yang aktif dan kompeten.

Langkah ini sejalan dengan target Blueprint Pendalaman Pasar Uang dan Pasar Valuta Asing atau BPPU 2030.

Penulis :
Shila Glorya