HOME  ⁄  Ekonomi

Astra Agro Bukukan Pendapatan Rp7,5 Triliun pada Kuartal I 2026, Laba Bersih Melonjak 34,8 Persen

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Astra Agro Bukukan Pendapatan Rp7,5 Triliun pada Kuartal I 2026, Laba Bersih Melonjak 34,8 Persen
Foto: (Sumber: Direktur Astra Agro Lestari Tingning Sukowignjo (kiri) bersama Presiden Direktur Astra Agro Lestari Djap Tet Fa (kanan). (ANTARA/HO-Astra Agro).)

Pantau - PT Astra Agro Lestari Tbk mencatat pendapatan sebesar Rp7,5 triliun pada kuartal pertama 2026 dengan laba bersih mencapai Rp373 miliar, didorong efisiensi operasional dan peningkatan penjualan.

Direktur Astra Agro Lestari Tingning Sukowignjo mengatakan kinerja tersebut menunjukkan pertumbuhan positif secara tahunan dengan pendapatan naik 6,8 persen dan laba bersih melonjak 34,8 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

"Pencapaian saat ini berkat dukungan berkelanjutan dari para stakeholders. Terima kasih atas kepercayaan dan dedikasi seluruh pihak yang senantiasa mendampingi perjalanan Astra Agro. Mari terus memperkuat kolaborasi ini demi mewujudkan pertumbuhan yang saling membawa manfaat ke depan," ujarnya.

Efisiensi Operasional Dorong Kinerja

Kinerja perusahaan turut tercermin dari peningkatan net profit margin (NPM) menjadi 5 persen pada kuartal I 2026, dibandingkan 3,9 persen pada periode yang sama tahun lalu.

Peningkatan tersebut didukung oleh strategi efisiensi di seluruh lini operasional serta pengendalian biaya yang lebih optimal.

Selain itu, volume penjualan juga mengalami kenaikan, dengan penjualan crude palm oil (CPO) dan turunannya meningkat 6,3 persen serta penjualan kernel dan derivatif naik 9,8 persen secara tahunan.

Prospek CPO dan Tantangan Industri

Perseroan memandang prospek harga CPO masih positif sepanjang 2026 seiring permintaan global yang relatif stabil.

Namun, perusahaan tetap mewaspadai sejumlah faktor eksternal seperti kondisi cuaca dan usia tanaman yang berpotensi mempengaruhi produksi.

Untuk menjaga kinerja hingga akhir tahun, Astra Agro menyiapkan strategi berbasis perencanaan matang dan alokasi biaya yang tepat guna mempertahankan daya saing di tengah volatilitas harga dan dinamika geopolitik global.

Penulis :
Aditya Yohan