
Pantau - PT Pupuk Kalimantan Timur memastikan ketersediaan stok pupuk subsidi dalam kondisi aman untuk memenuhi kebutuhan petani di seluruh Indonesia hingga kuartal I 2026.
Stok Pupuk Melebihi Batas Aman
Sekretaris Perusahaan Pupuk Kaltim Anggono Wijaya menyampaikan bahwa produksi perusahaan mencapai 2,14 juta ton yang terdiri dari urea, NPK, dan amonia.
Per 27 April 2026, total stok pupuk subsidi gabungan urea dan NPK tercatat mencapai 618.393 ton yang siap disalurkan ke berbagai wilayah.
"Dan ini stok yang aman. Service stok kita jadi sekitar 131 persen untuk urea, di atas dari service stok. Dan untuk NPK 196 persen. Artinya dengan stok yang melebihi dari service stok, kita bisa menjamin pasokan untuk petani aman," jelasnya.
Ia menegaskan Pupuk Kaltim sebagai bagian dari Pupuk Indonesia memiliki tanggung jawab menjaga ketahanan pasokan pupuk nasional.
Dorong Produktivitas Lewat Program Inovatif
Selain memastikan ketersediaan pupuk, perusahaan juga menjalankan program peningkatan produktivitas pertanian seperti Agro Solution dan PKT BISA.
Program PKT BISA merupakan inisiatif berbasis Create Share Value (CSV) yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan pupuk kompos terintegrasi.
Melalui program tersebut, Pupuk Kaltim membina kelompok masyarakat di Magetan untuk memproduksi pupuk kompos sekaligus meningkatkan nilai ekonomi.
Upaya ini tidak hanya memperkuat sektor pertanian tetapi juga memberikan dampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat binaan.
Informasi tambahan menyebutkan langkah tersebut dilakukan untuk menjaga stabilitas pasokan pupuk di tengah tantangan global yang berpotensi mengganggu distribusi.
- Penulis :
- Aditya Yohan







