HOME  ⁄  Nasional

Prabowo Resmikan Groundbreaking 13 Proyek Hilirisasi Tahap II di Cilacap untuk Perkuat Industri Nasional

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Prabowo Resmikan Groundbreaking 13 Proyek Hilirisasi Tahap II di Cilacap untuk Perkuat Industri Nasional
Foto: (Sumber: Presiden RI Prabowo Subianto memberikan sambutan dalam acara groundbreaking 13 proyek hilirisasi tahap II di Cilacap Jawa Tengah, Rabu (29/4/2026). (ANTARA/HO-BPMI Sekretariat Presiden).)

Pantau - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menghadiri groundbreaking 13 proyek hilirisasi tahap II di Cilacap, Jawa Tengah, Rabu, sebagai upaya percepatan pengembangan industri berbasis nilai tambah di sektor strategis nasional.

Proyek Hilirisasi Tersebar di Berbagai Daerah

Sebanyak 13 proyek tersebut dilaksanakan secara serentak di sejumlah wilayah Indonesia, termasuk pembangunan fasilitas kilang gasoline di Cilacap yang dikelola Pertamina untuk memperkuat sektor energi nasional.

Selain itu, pemerintah juga membangun tangki penyimpanan bahan bakar minyak di Palaran Kalimantan Timur, Biak Papua, dan Maumere Nusa Tenggara Timur.

Di sektor industri logam, hilirisasi dilakukan melalui pembangunan fasilitas manufaktur baja berbasis nikel di Morowali Sulawesi Tengah serta produksi slab baja karbon di Cilegon Banten yang melibatkan Krakatau Steel.

Dorong Nilai Tambah dan Diversifikasi Industri

Pengembangan sektor konstruksi turut dilakukan melalui pembangunan ekosistem produksi aspal Buton di Karawang Jawa Barat guna mendukung kebutuhan infrastruktur nasional.

Sementara itu, proyek hilirisasi batu bara menjadi dimethyl ether (DME) dikembangkan di Tanjung Enim Sumatera Selatan sebagai bagian dari diversifikasi energi.

Hilirisasi juga mencakup pengolahan logam mulia seperti tembaga dan emas di Gresik Jawa Timur serta pengolahan minyak sawit menjadi produk oleofood dan biodiesel di Sei Mangkei Sumatera Utara.

Selain itu, pengolahan komoditas pala menjadi oleoresin di Maluku Tengah serta pembangunan fasilitas terpadu kelapa untuk menghasilkan MCT, tepung, dan arang aktif turut menjadi bagian dari proyek tahap II.

Proyek-proyek ini menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam meningkatkan nilai tambah sumber daya alam serta memperkuat daya saing industri nasional.

Penulis :
Ahmad Yusuf