
Pantau - Menteri Luar Negeri Jepang, Kiyoto Tsuji, mengunjungi Ramallah di Tepi Barat pada Selasa (27/2/2024) dan menghadiri upacara penandatanganan bantuan hibah sebesar 500 juta yen yang bertujuan untuk mempromosikan pembelajaran jarak jauh di sekolah-sekolah dasar dan menengah yang dioperasikan oleh Otoritas Palestina.
Jalan-jalan utama di Tepi Barat telah ditutup sejak konflik di Gaza dimulai pada Oktober 2023, sehingga menyulitkan perjalanan bagi para guru dan anak-anak. Dana tersebut akan digunakan untuk membeli peralatan seperti kamera dan monitor untuk mempromosikan pendidikan jarak jauh melalui TV dan internet. Perluasan bantuan ke Gaza juga sedang dipertimbangkan.
Tsuji berharap bantuan tersebut bisa meningkatkan kualitas teknologi pendidikan warga Palestina.
"Saya berharap teknologi baru akan menghasilkan pendidikan yang berkualitas," katanya dikutip dari The Japan News, Rabu (28/2/2024).
Menteri Keuangan Palestina, Shoukry Bishara, menyampaikan rasa terima kasihnya, dan mengatakan bahwa bantuan tersebut akan meningkatkan keterampilan generasi muda.
Tak hanya bertemu dengan Menteri Keuangan Palestina, Tsuji juga bertemu dengan Presiden Palestina Mahmoud Abbas.
Menurut Kementerian Luar Negeri Jepang, bantuan Jepang untuk Palestina telah mencapai 2,4 miliar dolar AS, atau sekitar 360,9 miliar yen, sejak tahun 1993.
[Sumber: The Japan News]
- Penulis :
- Abdan Muflih








