
Pantau - Pemerintah Britania Raya dikabarkan tengah mempersiapkan sanksi terhadap sejumlah menteri Israel menyusul eskalasi militer terbaru di Jalur Gaza.
Menurut laporan surat kabar The Times pada Rabu, 21 Mei 2025, nama-nama yang disebut dalam daftar sanksi termasuk Menteri Keuangan Bezalel Smotrich, Menteri Keamanan Nasional Itamar Ben-Gvir, dan Menteri Pertahanan Israel Katz.
Langkah ini diambil sehari setelah Perdana Menteri Inggris Keir Starmer menyampaikan keterkejutannya atas intensifikasi serangan Israel di Gaza dan mendesak penghentian operasi militer serta percepatan bantuan kemanusiaan.
Inggris Kecam Tel Aviv dan Bekukan Pembicaraan Perdagangan
Dalam tindakan diplomatik lanjutan, Inggris memanggil Duta Besar Israel di London untuk menyampaikan keberatan secara resmi.
Dalam pemanggilan itu, pemerintah Inggris menyatakan bahwa tindakan militer Israel di Gaza “tidak dapat diterima” dan “bertentangan dengan prinsip dasar hubungan bilateral kedua negara.”
Sebagai tambahan tekanan, Inggris juga menangguhkan pembicaraan mengenai kesepakatan perdagangan bebas baru dengan Israel.
Pada Senin sebelumnya, Inggris, Kanada, dan Prancis mengeluarkan pernyataan bersama yang menentang perluasan operasi militer Israel dan menyerukan pengiriman segera bantuan kemanusiaan ke Gaza.
Serangan Israel Lanjutkan Blokade dan Perburukan Krisis
Sejak 18 Maret 2025, Israel kembali meluncurkan serangan ke Gaza setelah menuduh Hamas menolak rencana gencatan senjata yang diusulkan Amerika Serikat dan berakhir pada 1 Maret.
Di awal bulan Maret, Israel juga memutus pasokan listrik ke instalasi penyulingan air laut dan melarang masuknya truk bantuan kemanusiaan ke Gaza, memperburuk kondisi kemanusiaan yang sudah kritis.
Pada Jumat lalu, Angkatan Bersenjata Israel (IDF) mengumumkan peluncuran operasi militer baru bernama Gideon’s Chariots, dengan tujuan deklaratif untuk sepenuhnya menghancurkan Hamas.
Kebijakan ofensif ini menuai kecaman luas dari masyarakat internasional dan kini mendorong respons keras dari Inggris dan sekutu-sekutunya.
- Penulis :
- Balian Godfrey








