
Pantau - Kapal "Handala" yang membawa bantuan kemanusiaan untuk warga Palestina di Jalur Gaza diserbu oleh pasukan laut Zionis Israel pada Sabtu malam, menyebabkan siaran langsung dari kapal terputus dan para aktivis ditahan.
Misi Kemanusiaan Dihentikan secara Paksa di Laut
Koalisi Freedom Flotilla, penyelenggara misi kemanusiaan tersebut, menyiarkan langsung dari atas kapal saat kejadian berlangsung.
Dalam siaran itu terlihat tentara Israel menaiki kapal dan memaksa para aktivis mengangkat tangan.
Tidak lama setelah itu, siaran langsung mendadak terputus saat pasukan Israel mulai menyerbu kapal.
Melalui Telegram, koalisi menyatakan: “Handala dicegat!!!”
Konfirmasi Israel dan Nasib Para Penumpang
Otoritas hubungan luar negeri Zionis Israel mengonfirmasi bahwa angkatan lautnya telah mengambil alih kapal Handala.
Entitas tersebut menyebut kapal “tengah berlayar dengan aman ke pesisir Israel” dan “semua penumpangnya selamat”.
Media Times of Israel melaporkan bahwa kapal ditarik ke Pelabuhan Ashdod, dan seluruh penumpangnya akan dideportasi.
Kapal sempat mengaktifkan sinyal darurat saat pasukan Israel mendekat.
Bantuan Sesuai Hukum Internasional, Penumpang Warga Sipil
Kapal Handala diketahui berangkat dari Italia dan membawa bantuan kemanusiaan untuk Gaza, termasuk susu formula bayi, makanan, dan obat-obatan.
Seluruh bantuan tersebut dinyatakan sesuai dengan hukum maritim dan hukum humaniter internasional.
Total terdapat 21 penumpang di atas kapal, semuanya warga sipil tak bersenjata dengan latar belakang beragam, seperti anggota dewan legislatif, dokter, dan relawan kemanusiaan.
- Penulis :
- Aditya Yohan








