Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Geopolitik

Trump Akan Temui Netanyahu di Florida, Bahas Masa Depan Gaza dan Dewan Perdamaian

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Trump Akan Temui Netanyahu di Florida, Bahas Masa Depan Gaza dan Dewan Perdamaian
Foto: (Sumber: Arsip - Presiden AS Donald Trump menyambut Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu di Gedung Putih di Washington D.C., Amerika Serikat (4/2/2025). ANTARA/Xinhua/Hu Yousong/aa.)

Pantau - Presiden Amerika Serikat Donald Trump dijadwalkan bertemu dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pada 29 Desember 2025 di Florida, untuk membahas inisiatif pembentukan Dewan Perdamaian Gaza yang akan dimulai awal tahun 2026.

Gagas Dewan Perdamaian, Trump Ambil Peran Kunci

Pertemuan ini dipandang sebagai langkah penting dalam strategi Trump untuk meredam konflik berkepanjangan di Jalur Gaza.

Agenda utama pertemuan adalah persiapan pembentukan Dewan Perdamaian Gaza, sebuah struktur pemerintahan baru yang dirancang sebagai bagian dari upaya pascagencatan senjata.

Trump sebelumnya sempat meragukan urgensi pertemuan tersebut, namun kini menilainya "mungkin diperlukan" mengingat perkembangan situasi di lapangan.

Dalam rencana yang disusun Trump, akan ada:

Penarikan pasukan Israel dari lebih banyak wilayah Gaza

Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional

Pembentukan Dewan Perdamaian Gaza yang akan dipimpin langsung oleh Trump

Ketegangan dengan Israel dan Tarik Ulur Kepentingan

Hubungan AS–Israel belakangan menunjukkan tanda ketegangan.

Gedung Putih dilaporkan mulai frustrasi dengan sikap Israel yang semakin agresif di Jalur Gaza, meskipun telah disepakati gencatan senjata sejak 10 Oktober 2025.

Menurut Hamas, Israel telah melanggar kesepakatan tersebut lebih dari 900 kali.

Sementara itu, seorang pejabat Israel menyebut bahwa Netanyahu sedang berupaya keras untuk meyakinkan Trump.

“Bibi (Netanyahu) sedang mencoba meyakinkan satu orang: Trump,” ungkap sumber tersebut.

Pertemuan di Florida diprediksi akan menjadi titik krusial dalam menentukan arah dukungan Trump — apakah ia akan berpihak pada Netanyahu, atau pada penasihatnya yang lebih moderat dalam pendekatan perdamaian.

Peran AS di Tengah Konflik dan Kepemimpinan Regional

Trump, bersama Presiden Mesir Abdel Fattah Sisi, Emir Qatar Tamim bin Hamad Al Thani, dan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, telah menandatangani deklarasi gencatan senjata Gaza pada 13 Oktober 2025.

Kini, AS di bawah kepemimpinan Trump berupaya mengambil peran dominan sebagai penengah dan penjaga stabilitas di kawasan tersebut.

Namun, pendekatan ini berpotensi memicu perpecahan internal, terutama di antara kubu hawkish pro-Israel dan penasihat kebijakan luar negeri Trump sendiri.

Pertemuan 29 Desember mendatang akan menjadi ujian penting bagi arah kebijakan luar negeri AS, sekaligus menentukan masa depan gencatan senjata Gaza dan posisi Washington di Timur Tengah menjelang tahun politik 2026.

Penulis :
Gerry Eka