Pantau Flash
HOME  ⁄  Geopolitik

Venezuela Tahan Warga AS di Tengah Ketegangan Regional, AS Pertimbangkan Status Penahanan Tidak Sah

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Venezuela Tahan Warga AS di Tengah Ketegangan Regional, AS Pertimbangkan Status Penahanan Tidak Sah
Foto: (Sumber: Ilustrasi - Borgol. ANTARA/Ali Khumaini/dok.)

Pantau - Otoritas Venezuela telah menahan sejumlah warga negara Amerika Serikat sejak pemerintahan Donald Trump memulai kampanye tekanan militer dan ekonomi terhadap negara tersebut.

The New York Times pada Rabu (31/12) mengutip seorang pejabat Amerika Serikat yang melaporkan bahwa di antara yang ditahan terdapat tiga orang berkewarganegaraan ganda yang memegang paspor Venezuela dan Amerika Serikat.

Selain itu, dua warga negara AS lainnya juga ditahan, meski diduga tidak memiliki keterkaitan langsung dengan Venezuela.

AS Pertimbangkan Status Penahanan Tidak Sah

Pejabat tersebut menyatakan bahwa sebagian dari tahanan menghadapi tuduhan pidana yang sah menurut hukum Venezuela.

Namun, pemerintah Amerika Serikat sedang mempertimbangkan untuk secara resmi menetapkan setidaknya dua orang sebagai korban penahanan tidak sah.

Menurut laporan The New York Times, baik Departemen Luar Negeri Amerika Serikat, Kedutaan Besar AS di Kolombia yang menangani urusan Venezuela, maupun Kementerian Komunikasi Venezuela belum memberikan komentar atas kasus penahanan tersebut.

Ketegangan Meningkat, AS Tingkatkan Operasi Militer

Penangkapan warga AS terjadi bersamaan dengan meningkatnya operasi militer Amerika Serikat di kawasan Karibia dan Pasifik Timur yang dimulai sejak September.

Pemerintah AS menyatakan bahwa operasi tersebut bertujuan menargetkan jaringan perdagangan narkoba.

Sedikitnya 105 orang dilaporkan tewas dalam 29 serangan militer yang dilakukan selama operasi tersebut.

Pada pekan sebelumnya, Presiden Donald Trump menyampaikan bahwa AS telah melakukan serangan terhadap sebuah pabrik besar atau fasilitas yang menjadi titik keberangkatan kapal-kapal.

Trump tidak menyebutkan lembaga yang bertanggung jawab atas serangan itu.

Namun, laporan CNN menyebut bahwa serangan dilakukan oleh Central Intelligence Agency (CIA).

Venezuela Kecam Tindakan AS Sebagai Pembajakan Internasional

Selain serangan militer, kampanye tekanan Amerika Serikat terhadap Venezuela juga mencakup penyitaan kapal, pemblokiran kapal tanker minyak, dan peningkatan kehadiran militer di sekitar perairan Venezuela.

Pemerintah Venezuela mengecam tindakan Washington dan menyebutnya sebagai bentuk pembajakan internasional.

Penulis :
Gerry Eka