
Pantau - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengklaim negaranya akan memperoleh keuntungan besar dari penjualan minyak Venezuela, dengan nilai mencapai miliaran dolar dan berpotensi berkembang hingga triliunan dolar.
Klaim Keuntungan Minyak dan Kesepakatan Dagang
Trump menyampaikan pada Selasa, 5 Januari 2026, bahwa Amerika Serikat telah mengambil minyak Venezuela senilai miliaran dolar yang menurutnya dapat berkembang menjadi ratusan miliar hingga triliunan dolar.
Ia menyatakan Amerika Serikat akan tetap berada di Venezuela sampai kondisi negara tersebut dinilai telah diperbaiki.
Trump juga mengungkapkan bahwa otoritas sementara Venezuela telah sepakat menyerahkan antara 30 juta hingga 50 juta barel minyak kepada Amerika Serikat.
“Kami mengambil minyak bernilai miliaran dolar yang bisa berkembang menjadi ratusan miliar bahkan triliunan dolar,” ungkap Trump.
Ia berjanji dana hasil penjualan minyak tersebut akan digunakan untuk kepentingan rakyat Amerika Serikat dan Venezuela.
Selain itu, Trump menyebut Venezuela hanya akan membeli produk buatan Amerika sebagai bagian dari kesepakatan yang berkaitan langsung dengan penjualan minyak kepada Washington.
Operasi Militer AS dan Perubahan Kepemimpinan Venezuela
Sebelumnya, pada 3 Januari 2026, Amerika Serikat melancarkan serangan besar-besaran terhadap Venezuela dalam sebuah operasi militer.
Dalam operasi tersebut, Presiden Venezuela Nicolas Maduro dan istrinya Cilia Flores ditangkap dan dibawa ke New York.
Trump mengumumkan Maduro dan Flores akan diadili atas dugaan keterlibatan dalam “narko-terorisme” dan menilai keduanya sebagai ancaman, termasuk bagi Amerika Serikat.
Pemerintah Venezuela melalui Caracas kemudian meminta pertemuan darurat Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk membahas operasi militer Amerika Serikat tersebut.
Mahkamah Agung Venezuela selanjutnya mengalihkan tugas kepala negara kepada Wakil Presiden Delcy Rodriguez.
Delcy Rodriguez dilantik secara resmi sebagai presiden sementara di hadapan Majelis Nasional pada 5 Januari 2026.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf
- Editor :
- Tria Dianti








