
Pantau - Kematian Renee Nicole Macklin Good akibat tembakan agen Imigrasi dan Bea Cukai Amerika Serikat (Immigration and Customs Enforcement/ICE) memicu gelombang protes besar di Minneapolis, Minnesota, hingga meluas ke berbagai kota di Amerika Serikat.
Sedikitnya 29 orang ditangkap dalam aksi protes yang menentang operasi ICE di Minneapolis, setelah massa berkumpul di depan sebuah hotel yang diduga menjadi tempat menginap para agen ICE.
Polisi menyatakan aksi tersebut dibubarkan setelah dinyatakan sebagai unlawful assembly atau pertemuan ilegal karena massa menolak membubarkan diri.
Penembakan Renee Good Picu Kemarahan Publik
Penembakan fatal itu terjadi di tengah peningkatan besar-besaran operasi penegakan imigrasi federal di Minnesota, yang melibatkan ratusan hingga ribuan agen.
Renee Nicole Macklin Good, 37 tahun, ibu tiga anak yang dikenal sebagai penyair dan relawan komunitas, ditembak saat berada di dalam kendaraannya di area operasi ICE.
Insiden tersebut memicu kemarahan publik dan mendorong ribuan hingga puluhan ribu orang turun ke jalan menuntut keadilan, penyelidikan menyeluruh, serta penghapusan ICE dari komunitas mereka.
Dalam sejumlah aksi, demonstrasi yang awalnya berlangsung damai berubah menjadi ketegangan antara massa dan aparat keamanan.
Aparat Klaim Cedera, Jaksa Mulai Selidiki Kasus
Menurut kepolisian, sebagian demonstran berusaha memasuki hotel dan lokasi yang digunakan agen ICE, bahkan ada petugas yang mengalami cedera akibat lemparan es dari peserta aksi.
Kantor Jaksa Agung Minnesota bersama Jaksa Wilayah Hennepin telah memulai proses penyelidikan dengan mengumpulkan dan mengamankan barang bukti terkait kematian Good.
Langkah ini menandai dimulainya proses hukum untuk mengungkap kronologi dan tanggung jawab atas penembakan tersebut.
Anggota Kongres Dicegah, Protes Meluas Secara Nasional
Sejumlah anggota Kongres dari Minnesota, termasuk Ilhan Omar, dilaporkan sempat dicegah oleh agen federal saat mencoba memasuki pusat penahanan ICE untuk melakukan pengawasan Kongres.
Omar menilai tindakan tersebut sebagai upaya menghalangi tugas konstitusional legislatif.
Aksi protes tidak hanya terjadi di Minneapolis, tetapi juga menyebar ke berbagai kota lain di Amerika Serikat sebagai bagian dari gerakan nasional menentang kekerasan oleh agen imigrasi federal.
Kasus ini menjadi sorotan luas dan menambah tekanan publik terhadap kebijakan serta praktik penegakan imigrasi pemerintah Amerika Serikat.
- Penulis :
- Gerry Eka







