Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Geopolitik

UNIFIL Kutuk Tembakan Tank Israel di Dekat Posisi Pasukan Perdamaian di Lebanon Selatan

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

UNIFIL Kutuk Tembakan Tank Israel di Dekat Posisi Pasukan Perdamaian di Lebanon Selatan
Foto: (Sumber: Pasukan Sementara PBB di Lebanon (UNIFIL) mengadakan parade militer di markas besarnya di Naqoura, Lebanon selatan, 24 Oktober 2025, menandai peringatan 80 tahun berdirinya PBB. ANTARA/Xinhua/Ali Hashisho)

Pantau - Pasukan Sementara Perserikatan Bangsa-Bangsa di Lebanon (UNIFIL) melaporkan bahwa dua tank milik Pasukan Pertahanan Israel (IDF) menembaki wilayah di dekat posisi pasukan penjaga perdamaian di Lebanon selatan, dalam sebuah insiden yang mereka sebut sebagai pelanggaran serius terhadap Resolusi Dewan Keamanan PBB 1701.

Pernyataan resmi UNIFIL disampaikan pada Senin malam, 12 Januari 2026, waktu setempat, menyoroti eskalasi yang terjadi di sekitar Kota Sarda.

UNIFIL mengamati dua tank Merkava milik IDF yang bergerak dari posisi mereka menuju wilayah Lebanon, dan kemudian merangsek lebih dalam pada Senin pagi.

Tank Israel Tembakkan Peluru Dekat Pasukan PBB

Pasukan penjaga perdamaian PBB telah meminta IDF menghentikan aktivitas tersebut melalui saluran komunikasi resmi.

Namun, salah satu dari tank Israel tetap menembakkan tiga peluru, dua di antaranya mendarat hanya sekitar 150 meter dari posisi pasukan PBB.

Saat personel penjaga perdamaian mencoba mundur untuk mengamankan diri, IDF tetap "melacak dengan laser" dari arah tank mereka, tindakan yang dinilai sangat membahayakan.

Sekitar 30 menit kemudian, tank-tank Israel akhirnya mundur dari lokasi.

Tidak ada laporan korban luka dalam insiden tersebut, namun UNIFIL menyatakan kekhawatiran serius atas keselamatan pasukannya.

UNIFIL: Serangan terhadap Pasukan Perdamaian Semakin Sering

Menurut UNIFIL, pihaknya telah memberitahu IDF sebelumnya mengenai kehadiran mereka di wilayah tersebut, sesuai prosedur standar dalam melakukan patroli di dekat Garis Biru—garis gencatan senjata yang memisahkan Israel dan Lebanon.

  • UNIFIL menekankan bahwa serangan terhadap pasukan penjaga perdamaian yang sedang menjalankan tugas semakin sering terjadi dalam beberapa waktu terakhir.
  • "UNIFIL menyerukan kepada Pasukan Pertahanan Israel untuk menjamin keselamatan pasukan penjaga perdamaian dan segera menghentikan serangan terhadap personel PBB," demikian pernyataan resmi mereka.
  • UNIFIL juga memperingatkan bahwa tindakan seperti ini dari pihak IDF tidak hanya membahayakan misi PBB, tetapi juga berpotensi merusak stabilitas regional secara keseluruhan.
Penulis :
Ahmad Yusuf